"Kami melihat berbagai kritik masyarakat belum dijawab secara tuntas dan masih banyak persoalan yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah," ucap Dimas.
Dalam aksi tersebut, massa mahasiswa akan membawa lima tuntutan utama. Di antaranya mendesak penghentian pemborosan anggaran negara, menurunkan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak, menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG), membatalkan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, serta menolak praktik militerisme di ruang sipil.
Mahasiswa juga mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk mengakui berbagai persoalan yang dinilai muncul akibat kebijakan pemerintah.
"Mendesak agar Presiden Prabowo Subianto mengakui kesalahan pemerintah atas berbagai persoalan yang terjadi," tegas Dimas.
