“Namanya juga proyek bantalan sosial, bisa apa saja. Bisa membantu pasukan oranye, PJLP, intinya supaya orang bisa bekerja,” ujarnya.
Lebih lanjut, Pramono menyebut tidak ada persyaratan pendidikan khusus untuk mengikuti program tersebut. Bahkan, warga lulusan SD tetap dapat mendaftar sesuai ketentuan yang berlaku.
“Tidak ada syarat tertentu. Sejak saya jadi gubernur, lulusan SD pun boleh, yang penting KTP Jakarta,” pungkasnya.
Program ini diharapkan dapat membantu mengurangi angka pengangguran sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat di Ibu Kota. (CR-4)
