POSKOTA.CO.ID - PT Suzuki Indomobil Sales mengingatkan pentingnya penerapan budaya defensive driving untuk meningkatkan keselamatan selama berkendara.
Menurut Suzuki, keselamatan di jalan tidak hanya bergantung pada kemampuan mengemudi, tetapi juga pada kedisiplinan pengendara dalam mengantisipasi berbagai potensi risiko selama perjalanan.
Defensive driving sendiri merupakan metode berkendara yang mengutamakan sikap antisipatif dibanding reaktif saat menghadapi kondisi lalu lintas.
Dengan pendekatan tersebut, pengemudi diharapkan mampu membaca situasi jalan dan mengambil keputusan lebih tepat guna meminimalkan risiko kecelakaan.
“Potensi risiko perjalanan selalu ada, termasuk saat lalu lintas meningkat, seperti pada periode libur panjang. Agar semua pengguna jalan bisa meminimalisir potensi tersebut bersama-sama, akan lebih baik jika kita menerapkan defensive driving,” ujar Hariadi.
Baca Juga: Harga di Bawah Rp200 Juta, Suzuki S-Presso Diklaim Cocok Jadi Mobil Pertama Anak Muda
Tips Defensive Driving untuk Pengendara
Suzuki membagikan sejumlah panduan sederhana yang dapat diterapkan pengendara untuk menjaga keselamatan selama perjalanan.
Pastikan Kendaraan dalam Kondisi Prima
Sebelum berkendara, pengemudi disarankan memeriksa kondisi kendaraan seperti ban, rem, lampu, wiper, hingga cairan kendaraan, terutama untuk perjalanan jauh.
Jaga Jarak Aman
Pengendara juga diminta menjaga jarak dengan kendaraan di depan agar memiliki waktu reaksi yang cukup saat terjadi situasi mendadak.
Gunakan Lajur dengan Tepat
Suzuki mengingatkan pentingnya menggunakan lampu sein sebelum berpindah jalur dan menghindari perpindahan lajur secara mendadak.
Tetap Memantau Situasi Sekitar
Pengemudi dianjurkan rutin memeriksa kaca spion untuk memantau pergerakan kendaraan lain di sekitar area belakang dan samping mobil.
