Defensive Driving Jadi Kunci Keselamatan Berkendara, Ini Tips dari Suzuki

Sabtu 30 Mei 2026, 11:30 WIB
Ilustrasi Suzuki mengingatkan pentingnya penerapan budaya defensive driving (Sumber: Suzuki Indonesia)

Ilustrasi Suzuki mengingatkan pentingnya penerapan budaya defensive driving (Sumber: Suzuki Indonesia)

Mengatur kecepatan dan menjaga emosi saat berkendara menjadi bagian penting dalam defensive driving agar pengemudi tetap fokus dan terkendali.

Istirahat Saat Lelah

Jika konsentrasi mulai menurun, pengendara disarankan berhenti sejenak di rest area atau lokasi aman untuk beristirahat.

Baca Juga: Suzuki Resmikan 5 Dealer Motor Baru, Perkuat Layanan di Kota-Kota Besar

Smart e-Mirror pada Suzuki XL7 Hybrid

Fitur Smart e-Mirror yang tersedia di Suzuki New XL7 Alpha Hybrid (Sumber: Suzuki Indonesia)

Selain perilaku berkendara, Suzuki juga menyoroti pentingnya dukungan teknologi keselamatan seperti fitur Smart e-Mirror yang tersedia pada Suzuki New XL7 Alpha Hybrid.

Fitur tersebut berfungsi sebagai kamera pemantau perjalanan yang membantu meningkatkan visibilitas pengemudi.

Kurangi Blind Spot

Kamera yang ditempatkan di bagian pintu bagasi memberikan sudut pandang lebih luas ke area belakang kendaraan sehingga tidak mudah terhalang barang bawaan maupun penumpang.

Bantu Pengemudi Lebih Antisipatif

Tampilan visual yang lebih terang dan stabil membantu pengemudi mengenali potensi bahaya lebih cepat saat berkendara.

Rekaman Perjalanan Lebih Akurat

Smart e-Mirror juga memiliki kemampuan merekam area depan dan belakang kendaraan sehingga dapat menjadi dokumentasi perjalanan apabila dibutuhkan.

“Kehadiran fitur ini menjadi relevan bagi konsumen yang membutuhkan visibilitas tambahan, terutama saat berkendara bersama keluarga, membawa barang bawaan, atau menempuh jalur antarkota dengan kondisi lalu lintas beragam,” jelas Hariadi.

Suzuki menegaskan bahwa fitur keselamatan hanya berfungsi sebagai pendukung dan bukan pengganti kewaspadaan pengemudi.

“Teknologi dapat membantu perjalanan menjadi lebih aman, tetapi perilaku berkendara antisipatif tetap menjadi faktor penentu. Defensive driving membantu pengemudi tetap waspada dan terkendali dalam menghadapi berbagai situasi di jalan,” tambah Hariadi.


Berita Terkait


News Update