Beberapa warganet menduga persoalan yang terjadi berkaitan dengan pengelolaan operasional perusahaan travel, termasuk biaya promosi dan operasional yang dinilai cukup besar.
“Menurut gue ya kasus Hanania yang jamaahnya cancel berangkat tanpa kepastian refund atau ngga skrg ini bukan karena ownernya yg flexing atau dipake kepentinhan pribadi. gue cek ignya normal aja. ini mereka terlalu banyak pengeluaran dgn endorse artis-artis ternama dan biaya operasional. Salfok juga kantornya di 88 tower yg gue tau bgt itu sewanya MUAHAL banget, IPL nya aja mahal bgtemang dapet berapa sih tiap kloter? gak terlalu banyak2 amat kan apalagi suka banting harga dari travel lain,” jelas @piaw****.
Akibat viralnya keluhan warganet, tak sedikit yang penasaran mengenai siapa sosok yang berada di balik pengelolaan travel umrah Hanania Group tersebut.
Baca Juga: Pemilik Restoran Pawon Ayu Sukoharjo Siapa? Viral Bagi-bagi 29 Motor untuk Karyawan sebagai THR
Siapa Pemilik Travel Umrah Hanania Group?
Perusahaan Hanania Group sendiri diketahui dimiliki oleh pasangan suami istri yang mengelola bisnis tersebut secara profesional.
Adapun struktur kepemimpinan perusahaan tersebut terdiri dari Fitriatun Nisa Bahri sebagai Komisaris Utama dan Ahmad Farhan sebagai Direktur Utama (CEO).
Keduanya dikenal sebagai pengusaha yang mengembangkan bisnis travel umrah dengan pendekatan modern yang menyasar segmen pasar generasi milenial.
Dalam pengembangan bisnisnya, perusahaan ini memperkenalkan sistem kemitraan bernama Teras Hanania, sebuah konsep yang memungkinkan masyarakat luas untuk menjadi agen travel umrah secara mandiri dari rumah.
Program kemitraan tersebut bahkan disebut membuka peluang bagi berbagai kalangan, termasuk ibu rumah tangga, untuk ikut terlibat dalam bisnis perjalanan umrah.
Selain mengembangkan sistem kemitraan, Hanania Group juga dikenal menawarkan berbagai paket perjalanan umrah dengan konsep yang cukup berbeda dibandingkan biro travel pada umumnya.
Perusahaan itu juga mengusung konsep “umrah plus”, yakni paket perjalanan ibadah yang dikombinasikan dengan kunjungan wisata ke sejumlah destinasi internasional.
