POSKOTA.CO.ID - Biro perjalanan umrah Hanania Group tengah menjadi perbincangan setelah sejumlah keluhan dari calon jemaah viral di media sosial.
Perbincangan mengenai travel umrah itu ramai dibahas di platform Threads, setelah beberapa pengguna mengaku mengalami ketidakjelasan terkait jadwal keberangkatan ibadah yang seharusnya dilaksanakan dalam waktu dekat.
Sejumlah unggahan yang beredar di media sosial menyebutkan bahwa sebagian jemaah mengaku belum mendapatkan kepastian terkait tiket keberangkatan, akomodasi, hingga skema pengembalian dana, meskipun jadwal perjalanan disebut-sebut sudah semakin dekat.
Keluhan tersebut dengan cepat menyebar dan memicu diskusi panjang di kalangan warganet.
Salah satu keluhan datang dari akun Threads yang mengaku mengalami pembatalan sepihak hanya beberapa jam sebelum jadwal keberangkatan.
“Kami juga dapat pembatalan sepihak dari @hananiagroup.id hrs kami tgl 25 maret besok berangkat. Tiba" tdi dpt info klo tiket gagal issued. Sedangkan di hari" sebelumnya jama'ah sll bertanya terkait status tiket & hotel dan infonya sll no isu. Dan hari ini H-beberapa jam sblm berangkat tiba" dapet info tiket gagal issued,” tulis akun Threads @yan*** yang dikutip pada Kamis, 26 Maret 2026.
Selain keluhan mengenai ketidakjelasan keberangkatan, beberapa pengguna media sosial juga menyampaikan kekecewaan mendalam karena merasa harapan mereka untuk menjalankan ibadah umrah menjadi tertunda.
Sebagian jemaah mengaku, telah menabung dalam waktu lama untuk dapat menunaikan ibadah tersebut, bahkan dengan berbagai pengorbanan finansial.
Baca Juga: ASN Viral Tidur di Rumah Warga, Kepala Museum Bahari: Pernah Lupa Lokasi Kerja
“HANANIA KALIAN JAHAT! Menghancurkan harapan byk jemaah yg ingin sekali beribadah umroh di bulan syawal termasuk saya. Saya mati2an nabung utk berangkat umroh bersama 2 org teman saya yg lain bahkan 1 teman saja ngajak ibunya. Kami bertiga sama2 anak perempuan pertama sekaligus tulang punggung keluarga! Yg mana nabung utk umroh itu ga gampang disamping kami bertanggungjwb terhadap orgtua dan saudara kami! Saya kira bisa melaksanakan umroh dibulan syawal skligus merayakan ulta saya disana,” tandas akun Threads lainnya @its****.
Di tengah ramainya keluhan yang bermunculan, sebagian pengguna media sosial juga mencoba memberikan analisis mengenai kemungkinan penyebab terjadinya masalah tersebut.
Beberapa warganet menduga persoalan yang terjadi berkaitan dengan pengelolaan operasional perusahaan travel, termasuk biaya promosi dan operasional yang dinilai cukup besar.
“Menurut gue ya kasus Hanania yang jamaahnya cancel berangkat tanpa kepastian refund atau ngga skrg ini bukan karena ownernya yg flexing atau dipake kepentinhan pribadi. gue cek ignya normal aja. ini mereka terlalu banyak pengeluaran dgn endorse artis-artis ternama dan biaya operasional. Salfok juga kantornya di 88 tower yg gue tau bgt itu sewanya MUAHAL banget, IPL nya aja mahal bgtemang dapet berapa sih tiap kloter? gak terlalu banyak2 amat kan apalagi suka banting harga dari travel lain,” jelas @piaw****.
Akibat viralnya keluhan warganet, tak sedikit yang penasaran mengenai siapa sosok yang berada di balik pengelolaan travel umrah Hanania Group tersebut.
Baca Juga: Pemilik Restoran Pawon Ayu Sukoharjo Siapa? Viral Bagi-bagi 29 Motor untuk Karyawan sebagai THR
Siapa Pemilik Travel Umrah Hanania Group?
Perusahaan Hanania Group sendiri diketahui dimiliki oleh pasangan suami istri yang mengelola bisnis tersebut secara profesional.
Adapun struktur kepemimpinan perusahaan tersebut terdiri dari Fitriatun Nisa Bahri sebagai Komisaris Utama dan Ahmad Farhan sebagai Direktur Utama (CEO).
Keduanya dikenal sebagai pengusaha yang mengembangkan bisnis travel umrah dengan pendekatan modern yang menyasar segmen pasar generasi milenial.
Dalam pengembangan bisnisnya, perusahaan ini memperkenalkan sistem kemitraan bernama Teras Hanania, sebuah konsep yang memungkinkan masyarakat luas untuk menjadi agen travel umrah secara mandiri dari rumah.
Program kemitraan tersebut bahkan disebut membuka peluang bagi berbagai kalangan, termasuk ibu rumah tangga, untuk ikut terlibat dalam bisnis perjalanan umrah.
Selain mengembangkan sistem kemitraan, Hanania Group juga dikenal menawarkan berbagai paket perjalanan umrah dengan konsep yang cukup berbeda dibandingkan biro travel pada umumnya.
Perusahaan itu juga mengusung konsep “umrah plus”, yakni paket perjalanan ibadah yang dikombinasikan dengan kunjungan wisata ke sejumlah destinasi internasional.
