Novel Baswedan Kecam Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus, Desak Aktor Intelektual Diusut

Sabtu 14 Mar 2026, 13:30 WIB
Novel Baswedan menilai penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus sebagai kejahatan serius dan meminta pelaku serta dalangnya segera diungkap. (Sumber: Instagram/@kontras_update)

Novel Baswedan menilai penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus sebagai kejahatan serius dan meminta pelaku serta dalangnya segera diungkap. (Sumber: Instagram/@kontras_update)

"Pelakunya nggak satu motor berdua gitu, nggak. Ada simbol-simbol yang dilakukan di lapangan sehingga ketika menyerang begitu terorganisir. Ini suatu yang direncanakan untuk menyerang. Jadi begitu jahatnya mereka ini, biadab sekali," ucapnya.

Ia menilai adanya indikasi kuat bahwa serangan tersebut sudah dirancang sebelumnya.

Desakan Usut Aktor Intelektual

Meski mengapresiasi langkah cepat kepolisian dalam menelusuri CCTV serta memeriksa sejumlah saksi, Novel menegaskan bahwa pengusutan kasus ini harus dilakukan secara menyeluruh hingga ke pihak yang berada di balik layar. "Semua orang yang terlibat harus diusut, aktor intelektualnya harus disentuh, dijangkau dan diberi pertanggungjawaban yang berat," katanya.

Novel juga meminta Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan perhatian serius terhadap kasus ini. "Saya juga mendesak Pak Presiden agar memberikan perhatian perkara ini dan memberikan dukungan pada Polri untuk bisa mengusut sungguh-sungguh agar semua pelakunya bisa diberikan hukuman seberat-beratnya," jelasnya.

Baca Juga: Komnas HAM Kecam Serangan Air Keras terhadap Wakil Koordinator KontraS

Kronologi Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Sebelumnya diberitakan, Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal pada Kamis 12 Maret 2026 malam.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan jembatan Jalan Talang, Senen, Jakarta Pusat. Aksi penyerangan itu bahkan sempat terekam kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.

Dalam rekaman yang beredar, terlihat korban yang sedang mengendarai sepeda motor tiba-tiba berteriak histeris sebelum akhirnya menjatuhkan kendaraannya.

Diduga saat itu korban merasakan panas akibat cairan keras yang disiramkan oleh pelaku. Akibat kejadian tersebut, Andrie Yunus mengalami luka bakar dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

Di sisi lain, aparat kepolisian saat ini masih terus mendalami kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Proses penyelidikan dilakukan dengan mengumpulkan bukti, menelusuri rekaman CCTV, serta memeriksa sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan seorang aktivis yang selama ini dikenal aktif menyuarakan isu hak asasi manusia dan kepentingan masyarakat sipil.


Berita Terkait


News Update