7 Tempat Ngabuburit di Jakarta yang Ramai Diburu Warga Saat Ramadan

Minggu 08 Mar 2026, 09:00 WIB
Suasana masyarakat berburu takjil di kawasan Senayan Park, Jakarta, yang menjadi salah satu lokasi favorit ngabuburit selama bulan Ramadan. (Sumber: Facebook/HUmas Walikota Jakarta Pusat)

Suasana masyarakat berburu takjil di kawasan Senayan Park, Jakarta, yang menjadi salah satu lokasi favorit ngabuburit selama bulan Ramadan. (Sumber: Facebook/HUmas Walikota Jakarta Pusat)

POSKOTA.CO.ID - Bulan Ramadan selalu menghadirkan tradisi khas masyarakat Indonesia, salah satunya ngabuburit. Istilah ini merujuk pada aktivitas mengisi waktu menjelang azan Maghrib atau waktu berbuka puasa. Kegiatan ngabuburit biasanya dilakukan pada sore hari, mulai setelah Asar hingga mendekati waktu berbuka.

Bagi masyarakat perkotaan, khususnya di Jakarta, ngabuburit bukan sekadar menunggu waktu berbuka. Banyak orang memanfaatkan momen ini untuk melakukan kegiatan positif, seperti berolahraga ringan, membaca buku, berburu kuliner, hingga menikmati suasana senja di berbagai ruang publik.

Fenomena ini membuat sejumlah lokasi di Jakarta menjadi destinasi favorit untuk ngabuburit. Selain menawarkan suasana yang menyenangkan, tempat-tempat ini juga menyediakan aktivitas yang bermanfaat sehingga waktu terasa berlalu lebih cepat.

Berikut 7 rekomendasi spot ngabuburit di Jakarta yang menarik untuk dikunjungi selama Ramadan.

Baca Juga: 4 Resep Kue Kering Lebaran Anti Gagal untuk Pemula, Baru Pertama Kali Bikin Langsung Enak

1. Nongkrong Estetik di Perpustakaan Jakarta Cikini

Salah satu tempat ngabuburit yang berbeda adalah membaca buku di Perpustakaan Jakarta Cikini yang berada di kompleks Taman Ismail Marzuki, Menteng, Jakarta Pusat.

Perpustakaan ini dikenal memiliki desain interior modern dan estetik. Ruang bacanya luas dengan tata letak yang nyaman, sehingga pengunjung dapat membaca buku sambil menikmati suasana yang tenang.

Selain membaca, banyak pengunjung memanfaatkan spot ini untuk berfoto karena desain ruangannya yang Instagramable.

Pengunjung yang ingin datang perlu melakukan reservasi terlebih dahulu melalui sistem pendaftaran daring. Meski demikian, biaya masuk perpustakaan ini gratis sehingga menjadi pilihan menarik untuk ngabuburit yang hemat dan produktif.

2. Menikmati Senja di Perpustakaan Nasional

Alternatif tempat membaca buku lainnya adalah Perpustakaan Nasional Republik Indonesia yang berada di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta.

Gedung perpustakaan ini termasuk salah satu yang tertinggi di dunia dan menawarkan pemandangan langsung ke Monumen Nasional. Saat senja, panorama kota Jakarta terlihat indah dari area baca yang menghadap Monas.

Selain koleksi buku yang sangat lengkap, Perpusnas juga menyediakan layanan audiovisual yang memungkinkan pengunjung menikmati film atau musik dari berbagai koleksi digital.

Selama Ramadan, perpustakaan ini tetap buka dengan jam operasional terbatas hingga sore hari. Bagi yang ingin berkunjung, pendaftaran keanggotaan dapat dilakukan secara online melalui portal layanan Perpusnas.

3. Berburu Takjil di Pasar Ramadan Bendungan Hilir

Ngabuburit rasanya belum lengkap tanpa berburu takjil, yaitu makanan atau minuman ringan untuk berbuka puasa.

Salah satu lokasi paling terkenal di Jakarta adalah kawasan Bendungan Hilir atau yang sering disebut Benhil.

Setiap Ramadan, area ini dipenuhi pedagang yang menjual berbagai makanan khas berbuka, seperti kolak, gorengan, es buah, hingga aneka lauk siap santap.

Suasana bazar Ramadan di Benhil selalu ramai oleh pembeli yang mengantre di kios favorit mereka. Hiruk pikuk transaksi antara pedagang dan pengunjung menciptakan atmosfer khas yang selalu dirindukan setiap Ramadan.

Namun, pengunjung disarankan menghindari membawa kendaraan pribadi karena kawasan ini sering mengalami kemacetan menjelang waktu berbuka.

4. Bersantai di Danau Senayan Park

Jika ingin menikmati suasana senja yang lebih santai, kawasan Senayan Park bisa menjadi pilihan menarik.

Mall yang terletak di Jalan Gerbang Pemuda ini memiliki area danau bernama Spark Lake yang menghadirkan wahana perahu bebek bagi pengunjung.

Melalui wahana Spark Lakeventure, pengunjung dapat berkeliling danau sambil menikmati pemandangan langit sore Jakarta yang berubah warna menjelang Maghrib.

Tersedia beberapa pilihan perahu, mulai dari perahu angsa untuk dua orang hingga perahu berkapasitas lebih besar untuk keluarga atau kelompok teman.

5. Eksplorasi Spot Kekinian di Blok M

Kawasan Blok M dikenal sebagai salah satu pusat nongkrong populer bagi anak muda Jakarta, termasuk saat ngabuburit.

Beberapa spot yang ramai dikunjungi antara lain M Bloc Space, Blok M Square, dan Plaza Blok M.

Di kawasan ini pengunjung bisa menemukan berbagai hal menarik, mulai dari jajanan viral hingga toko barang antik.

Salah satu toko yang cukup terkenal adalah D'Jadul, yang menjual kaset klasik dan piringan hitam (vinyl). Pengunjung dapat mendengarkan musik lawas sambil melihat koleksi unik yang jarang ditemukan di tempat lain.

6. Main Game di Sentinel Cyber Arena

Bagi pecinta game, ngabuburit bisa diisi dengan bermain di Sentinel Cyber Arena.

Tempat ini merupakan pusat hiburan digital modern yang menyediakan berbagai fasilitas gaming, seperti:

  • PC gaming berperforma tinggi
  • Konsol PlayStation 5
  • Nintendo Switch
  • Board game
  • Ruang private untuk menonton film

Lokasinya berada di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. Tempat ini buka dari pagi hingga dini hari sehingga cocok untuk menghabiskan waktu sebelum berbuka puasa.

Harga sewa fasilitasnya juga relatif terjangkau, mulai dari beberapa ribu rupiah per jam.

Baca Juga: 10 Takjil Murah Meriah Favorit Warga Jakarta, Nomor 3 dan 7 Paling Cepat Habis Saat Menjelang Berbuka

7. Jogging Santai di Gelora Bung Karno

Bagi yang ingin tetap aktif selama Ramadan, olahraga ringan bisa menjadi pilihan ngabuburit yang sehat. Salah satu tempat favorit untuk jogging adalah kompleks Gelora Bung Karno di Jakarta Pusat.

Area ini memiliki lintasan lari yang luas dan sering dipadati masyarakat yang berolahraga menjelang waktu berbuka. Banyak orang memilih jogging pada sore hari karena setelahnya mereka bisa langsung berbuka puasa.

Tren jogging bahkan semakin populer di kalangan anak muda yang sering menyebut diri mereka sebagai “pelari kalcer”, yaitu komunitas pelari dengan gaya hidup aktif dan kekinian.

Ngabuburit bukan hanya tentang menunggu waktu berbuka puasa. Tradisi ini telah menjadi bagian dari budaya Ramadan di Indonesia yang mempertemukan berbagai aktivitas positif.

Mulai dari membaca buku, menikmati kuliner, hingga berolahraga, kegiatan ngabuburit dapat menjadi cara untuk menjaga produktivitas sekaligus mempererat kebersamaan dengan teman maupun keluarga.

Dengan banyaknya pilihan tempat di Jakarta, masyarakat dapat menyesuaikan aktivitas ngabuburit sesuai minat masing-masing.


Berita Terkait


News Update