Terobos Palang Pintu, Guru TK Tewas Tertabrak Kereta di Cempaka Putih

Kamis 23 Apr 2026, 19:19 WIB
Ilustrasi guru TK tewas tertabrak kereta. (Sumber: Freepik/@freepik)

Ilustrasi guru TK tewas tertabrak kereta. (Sumber: Freepik/@freepik)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Seorang guru Taman Kanak-Kanak (TK) berinisial TT, 52 tahun, tewas tertabrak kereta api di perlintasan sebidang Jalan Pramuka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu, 22 April 2026, sore WIB.

"Betul kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.55 WIB di perlintasan KA Pramuka JPL 40. Korban meninggal dunia di lokasi," kata Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Arry S. Utomo dalam keterangannya, Kamis, 23 April 2026.

Menurut Arry, korban merupakan warga Cempaka Baru, Kemayoran, tengah mengendarai motor dari arah barat ke timur. Setibanya di lokasi, korban diduga menerobos palang pintu tertutup.

Akibatnya, korban tertabrak KA Bogowonto 103 yang melintas menuju arah Stasiun Senen di jalur dua. Benturan keras membuat korban mengalami luka berat di bagian kepala dan tubuh.

Baca Juga: Dukung Pengembangan Perkeretaapian Nasional, Wamendagri Tekankan Penguatan Regulasi Tata Ruang

"Korban mengalami luka di bagian kepala dan seluruh tubuh korban. Kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM)," ujarnya.

Saat ini, jenazah korban sudah dibawa keluarga untuk makamkan di kampung halamannya, di Ciamis, Jawa Barat. Kemudian berdasarkan hasil pemeriksaan saksi menyatakan korban menerobos palang pintu perlintasan KA yang sudah tertutup.

Arry mengingatkan masyarakat tidak mengabaikan rambu dan sinyal di perlintasan kereta api. Ia menegaskan kelalaian sekecil apa pun di jalur perlintasan dapat berakibat fatal, bahkan merenggut nyawa.


Berita Terkait


News Update