Untuk mengajukan KUR BRI, calon debitur perlu menyiapkan beberapa dokumen penting, antara lain:
- Kartu Tanda Penduduk (KTP)
- Kartu Keluarga (KK)
- Akta nikah (bagi yang sudah menikah)
- Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk pinjaman di atas Rp50 juta
- Nomor Induk Berusaha (NIB) atau Surat Keterangan Usaha
- Usaha telah berjalan minimal 6 bulan
Selain itu, pemohon tidak sedang menerima kredit produktif dari bank lain, kecuali kredit konsumtif seperti KPR atau kartu kredit.
Cara Mengajukan KUR BRI 2026
Calon debitur dapat mengajukan pinjaman KUR melalui dua cara, yakni secara langsung atau online.
1. Pengajuan Langsung ke Kantor BRI
Pelaku usaha cukup datang ke kantor cabang BRI terdekat dengan membawa seluruh dokumen persyaratan. Petugas bank akan membantu proses pengajuan hingga tahap survei usaha.
2. Pengajuan Online
Pengajuan juga dapat dilakukan secara digital melalui situs resmi KUR BRI dengan langkah berikut:
- Mengakses laman resmi pengajuan KUR BRI
- Login menggunakan email terdaftar
- Klik menu Ajukan Pinjaman KUR
- Mengisi data diri dan data usaha
- Mengunggah dokumen persyaratan
- Melihat simulasi angsuran
- Mengirim pengajuan pinjaman
Setelah pengajuan dilakukan, pihak bank biasanya akan melakukan survei lapangan sebelum menyetujui pencairan kredit.
Baca Juga: Jaga Pasokan Listrik Warga Bandung Barat, Petugas PLN Berjibaku di Tengah Cuaca Ekstrem
Tips Agar Pengajuan KUR BRI Mudah Disetujui
Agar peluang pengajuan lebih besar, pelaku usaha disarankan memperhatikan beberapa hal berikut:
- Pastikan usaha benar-benar aktif dan berjalan.
- Siapkan dokumen lengkap dan valid.
- Pilih plafon pinjaman sesuai kebutuhan usaha.
- Pastikan riwayat kredit baik.
Dengan persiapan yang matang, peluang mendapatkan modal usaha dari program KUR BRI akan semakin besar.
Tabel KUR BRI 2026 pinjaman hingga Rp100 juta menjadi panduan penting bagi pelaku UMKM yang membutuhkan tambahan modal usaha.
