Meski telah beberapa kali direnovasi, empat pilar kayu jati asli atau “Saka Guru” tetap dipertahankan.
Di samping masjid juga terdapat makam Pangeran Jayakarta yang kerap diziarahi.
- Masjid Al Alam Marunda
Terletak di pesisir Marunda, Jakarta Utara, masjid ini diperkirakan berdiri pada abad ke-16.
Baca Juga: Konflik Global, Pemprov Jakarta Jamin Stok Bahan Pokok Aman
Konon pembangunannya berkaitan dengan pasukan Mataram di bawah Adipati Bahurekso saat menyerang Batavia.
Keunikan masjid ini terletak pada perpaduan empat budaya: Jawa, China, Betawi, dan Eropa. Atap lancip khas Jawa berpadu dengan sentuhan ornamen Tionghoa dan detail arsitektur kolonial.
- Masjid Raya Al Arif Jagal Senen
Didirikan sekitar 1695 oleh pedagang Bugis, Upu Daeng Arifuddin, masjid ini dikenal juga dengan sebutan Masjid Jagal karena berdiri di tengah permukiman tukang jagal hewan di kawasan Senen.
Ciri khasnya terlihat pada atap tumpang dua bergaya Jawa.
Di bagian dalam terdapat empat pilar berwarna emas, sementara makam pendirinya berada di area belakang masjid.
- Masjid Jami Al-Khairaat
Masjid yang berada di kawasan Condet ini dibangun pada abad ke-16 oleh tokoh Betawi, Dato’ Kudul dan Dato’ Dji’in.
Baca Juga: Patroli Malam, Polisi Sisir Titik Rawan Tawuran di Bogor
Dahulu dikenal sebagai Masjid Hutan Condet karena wilayahnya masih berupa hutan.
