JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pagi hari di akhir pekan di halaman Mushola Nurul Islam kawasan Petogogan, Jakarta Selatan terlihat aktivitas berbeda dari biasanya.
Personel Direktorat Samapta Polda Metro Jaya tampak menyingsingkan lengan seragamnya, lalu bergotong royong membersihkan setiap sudut rumah ibadah tersebut dengan penuh kepedulian.
Dengan mengenakan rompi merah yang menutupi seragamnya, seorang personel kepolisian dari Polda Metro Jaya itu menyapu halaman, mengelap jendela, hingga mengepel lantai ruang utama shalat.
Karpet digulung dan ditepuk, rak sandal dirapikan, dan sudut-sudut mushola yang biasanya luput dari perhatian ikut dibersihkan. Petugas tersebut sedang menggelar kerja bakti atau kurvey, Minggu, 3 Maret 2026.
Baca Juga: Cegah Pencurian Saat Mudik, Polda Metro Jaya Poskamling Terpadu
Direktur Samapta Polda Metro Jaya, Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelayanan Polri yang tak melulu soal pengamanan. Kurvey itu dilakukan sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan rumah ibadah sekaligus mendekatkan diri dengan masyarakat.
“Kurvey ini wujud kepedulian kami agar mushola tetap bersih, rapi, dan nyaman. Polri tidak hanya hadir dalam tugas pengamanan, tapi juga kegiatan sosial untuk mendukung lingkungan yang sehat dan harmonis,” ujarnya.
Menurut Wahyu, rumah ibadah bukan sekadar bangunan fisik, melainkan ruang batin tempat masyarakat mencari ketenangan. Oleh karena itu, aksi menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama.
Terlebih, jemaah datang lebih sering untuk sholat berjamaah, tadarus, hingga kegiatan keagamaan lainnya pada Ramadhan. Ia menilai, suasana yang bersih dan tertata akan membuat masyarakat lebih nyaman serta khusyuk dalam menjalankan ibadah.
Baca Juga: Sepekan Ramadan Tanpa Korban Tawuran, Polda Metro Jaya Amankan Enam Remaja
“Kebersihan rumah ibadah perlu kita jaga bersama. Kalau tempatnya bersih dan nyaman, jamaah juga bisa beribadah lebih khusyuk,” ujarnya.
