Kasus Pembunuhan Pasutri asal Pakistan di Bogor Terungkap, Pelaku Karyawan Korban

Selasa 03 Mar 2026, 23:56 WIB
Polisi menunjukkan barang bukti pembunuhan pasutri asal Pakistan di Mapolres Bogor, Selasa, 3 Maret 2026. (Sumber: Poskota/Giffar Rivana)

Polisi menunjukkan barang bukti pembunuhan pasutri asal Pakistan di Mapolres Bogor, Selasa, 3 Maret 2026. (Sumber: Poskota/Giffar Rivana)

BOGOR, POSKOTA.CO.ID - Kasus pembunuhan pasangan suami-istri (pasutri) asal Pakistan yang jasadnya ditemukan di wilayah Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, terungkap.

Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto menjelaskan, kedua korban tewas di tangan pegawainya berinisial MH, 22 tahun. Namun, motif pembunuhan tersebut belum terungkap.

"Selanjutnya pelaku ditangkap, kemudian diperiksa di Mapolsek Cisarua dan ditemukan keterangan bahwa pelaku melakukan pembunuhan terhadap dua orang korban," kata Wikha kepada wartawan di Mapolres Bogor, Selasa, 3 Maret 2026.

Kasus tersebut dilaporkan warga kepada Polsek Cisarua, Senin, 2 Maret 2026, sekitar pukul 18.00 WIB. Laporan itu menyebutkan kejanggalan terhadap toko milik korban tutup secara misterius.

Baca Juga: Korban Pembunuhan, Pasutri Pakistan Ditemukan Tewas di Bandung

"Kemudian masyarakat yang kenal dengan pemiliknya melakukan pengecekan ke rumahnya. Rumahnya kondisinya kosong, terkunci, namun informasi yang didapatkan awal terdapat bercak darah. Kemudian masyarakat tersebut melaporkan ke pihak kepolisian," ujarnya.

Ketika diperiksa, toko milik korban berantakan. Polisi juga menemukan bercak darah diduga kuat bekas tindak kekerasan.

Di tempat terpisah, kedua korban masing-masing MA, 56 tahun, dan FA, 47 tahun, ditemukan tewas di dalam sebuah mobil yang terparkir di Padalarang.

Polisi kemudian menggelar penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi. Hasil penyelidikan menjurus kepada MH.

Baca Juga: Polisi Tangkap Pembunuh Pasutri asal Pakistan yang Ditemukan Tewas di Bandung

"Petugas segera melacak pelaku, seorang laki-laki berumur 22 tahun yang beralamat di Desa Batu Layang, Kecamatan Cisarua," ujarnya.


Berita Terkait


News Update