JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Gubernur Jakarta, Pramono Anung menghadiri perayaan Cap Go Meh di Pancoran Chinatown Point Mall, Jakarta Barat, Selasa, 3 Maret 2026.
Perayaan Cap Go Meh ini turut dihadiri para mantan Gubernur Jakarta, seperti Sutiyoso alias bang Yos, Fauzi Bowo alias Foke, Anies Rasyid Baswedan, hingga Teguh Setyabudi.
Acara ini menjadi puncak rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang digelar bersama Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI). Cap Go Meh merupakan hari ke-15 setelah Imlek yang identik dengan lampion dan pertunjukan seni budaya.
Rangkaian acara diwarnai beragam atraksi budaya, seperti tari selendang dendang, pertunjukan barongsai dan liong, tanjidor, egrang, ondel-ondel, serta bazar UMKM sejak 13 Februari 2026.
Baca Juga: Anies Puji Pembenahan JIS oleh Pemerintahan Pramono
“Ini menunjukkan bahwa acara kebersamaan yang diadakan Pemprov Jakarta bersama INTI berjalan dengan baik. Kehadiran Bang Foke, Pak Sutiyoso, Mas Anies, Pak Djarot, dan lainnya sangat berarti. Ini menandakan kesinambungan pembangunan di Jakarta berjalan dengan baik,” kata Pramono di lokasi, Selasa, 3 Maret 2026.
Pramono menegaskan, Jakarta merupakan ruang perjumpaan berbagai etnis dan tradisi yang hidup berdampingan dalam harmoni.
"Tradisi-tradisi tersebut tumbuh dalam ruang sosial yang sama dan saling memperkaya, sehingga setiap komunitas memberikan kontribusi nyata bagi perjalanan dan kemajuan Jakarta," ujarnya.
Sementara itu, perayaan Cap Go Meh dilanjutkan buka puasa bersama menjadi bukti nyata keberagaman sebagai kekuatan Jakarta. Ia mengajak seluruh warga terus merawat harmoni dan memperkuat kolaborasi membangun Jakarta sebagai kota global inklusif.
Baca Juga: Pramono Anung Kenang Try Sutrisno Sebut Bangsa Kehilangan Bapak Teladan
“Keberagaman bukan sekadar dirayakan dalam seremoni, tetapi harus dirawat sebagai kekuatan bersama. Dengan semangat Cap Go Meh dan Ramadan, mari kita jaga persatuan dan terus membangun Jakarta,” ucapnya. (cr-4)
