- Malam yang Penuh Keberkahan
Allah SWT juga menyebut Lailatul Qadar sebagai malam yang diberkahi, sebagaimana tercantum dalam Surah Ad-Dukhan ayat 3:
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ (الدخان: ٣)
Maknanya: Sesungguhnya kami turunkan Al-Qur’an itu pada malam yang penuh berkah (malam Lailatul Qadar) (QS ad Dukhan: 3).
Keberkahan ini meliputi limpahan rahmat, ampunan, serta pahala yang berlipat ganda bagi setiap amal kebaikan yang dilakukan.
- Ditentukan Segala Urusan Tahunan
Pada malam Lailatul Qadar, Allah SWT menetapkan berbagai ketentuan bagi makhluk-Nya selama satu tahun ke depan. Hal ini sesuai dengan firman-Nya dalam Surah Ad-Dukhan ayat 4:
فِيْهَا يُفْرَقُ كُلُّ اَمْرٍ حَكِيْمٍ (الدخان: ٤)
Maknanya: Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah (QS ad Dukhan: 4)
Baca Juga: Puasa Tanpa Shalat, Apakah Sah dan Diterima? Ini Penjelasan Lengkapnya
Para mufasir seperti Imam Al-Qurthubi dan An-Nasafi menjelaskan bahwa pada malam tersebut ditetapkan perkara terkait rezeki, ajal, musibah, hingga berbagai takdir lainnya dalam kurun waktu setahun.
- Lebih Baik dari Seribu Bulan
Keutamaan paling populer dari Lailatul Qadar adalah nilainya yang lebih baik dari seribu bulan, sebagaimana firman Allah dalam Surah Al-Qadr ayat 3:
لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ (القدر: ٣)
Maknanya: Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan (QS al-Qadr: 3).
- Malaikat Turun Membawa Rahmat
Pada malam tersebut, para malaikat turun ke bumi membawa doa dan salam keselamatan bagi hamba yang beribadah. Dalam Surah Al-Qadr ayat 4 disebutkan:
تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ (القدر: ٤ )
“Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.”
