POSKOTA.CO.ID - Ustadz Abdul Somad (UAS) memberikan penjelasan yang jelas dan berbasis fiqih menenai pertanyaan klasik mengenai apakah boleh membaca Al-Quran saat menstruasi?.
Menurut dia, ada beberapa hal penting yang perlu dipahami terkait hukum membaca Al-Quran bagi perempuan yang sedang haid.
Fenomena ini sendiri menjadi penting bagi banyak perempuan yang ingin tetap produktif beribadah selama Ramadhan.
Banyak yang ingin memaksimalkan pahala dengan membaca Al-Quran setiap hari, namun bingung dengan kondisi fisik yang tidak memungkinkan.
Penjelasan Ustadz Abdul Somad memberikan solusi yang jelas dan praktis, sekaligus menjawab kekhawatiran banyak perempuan yang ingin tetap dekat dengan Al-Quran tanpa melanggar hukum fiqih.
Dengan pemahaman ini, perempuan haid dapat tetap menjalankan ibadah dengan cara yang sesuai syariat, menjaga spiritualitas, dan memperoleh keberkahan Ramadhan.
Baca Juga: 5 Tips Agar Mulut Tidak Bau Saat Berpuasa dan Tetap Segar Seharian
Bolehkah Perempuan Membaca Al-Quran Saat Haid?
Dalam penjelasan yang dikutip dari kanal YouTube Tanya Ustadz Abdul Somad, pada Selasa, 3 Maret 2026, Ustadz Abdul Somad, menyebut ada empat mazhab besar dalam Islam yang bisa dijadikan rujukan.
Mazhab Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hanbali sepakat bahwa perempuan yang sedang haid tidak diperbolehkan memegang mushaf atau Al-Quran secara langsung.
Hal ini juga berlaku saat berada di masjid, maupun dalam rangka shalat dan ibadah lainnya.
Namun, meski tidak boleh memegang mushaf secara langsung, perempuan tetap dapat melakukan dzikir dan doa.
