Lebih lanjut, perang Iran-Israel yang terjadi saat ini berpotensi berdampak pada sektor ekonomi, di antaranya:
- Tekanan Inflasi Energi: Lonjakan harga minyak mentah biasanya diikuti kenaikan tarif bahan bakar dan energi transportasi, sehingga mendorong peningkatan laju inflasi secara luas.
- Kenaikan Beban Produksi Industri: Berbagai sektor industri memanfaatkan minyak sebagai sumber energi maupun bahan baku utama. Ketika harganya naik, ongkos produksi ikut terdongkrak dan berpotensi menekan margin usaha.
- Imbas bagi Konsumen: Dampaknya turut dirasakan masyarakat melalui kenaikan harga kebutuhan pokok, seiring membengkaknya biaya distribusi dan logistik.
Baca Juga: Profil Mojtaba Khamenei: Putra Ali Khamenei yang Digadang Jadi Pemimpin Tertinggi Iran
Diberitakan sebelumnya, perang Iran-Israel meletus pada 28 Februari 2026. Israel melancarkan serangan lebih dulu ke wilayah Teheran yang menyasar beberapa lokasi, termasuk kediaman petinggi Iran, Ali Khamenei.
Setelah agresi tersebut, Iran terus melancarkan serangan balasan ke wilayah Israel hingga Senin, 2 Maret 2026. Sejumlah kota besar, termasuk Tel Aviv dan Yerussalem menjadi target rudal Iran.
