Keistimewaan berikutnya adalah pahala seperti salat semalam suntuk. Dalam hadits disebutkan bahwa siapa yang salat bersama imam hingga selesai, maka ia dicatat seperti melaksanakan qiyamul lail sepanjang malam.
Hal ini, menurut Ustadz Hanan Attaki, menunjukkan betapa besar rahmat Allah kepada hamba-Nya.
Meski secara fisik hanya berdiri dalam waktu tertentu, misalnya delapan atau 20 rakaat, ganjaran yang diberikan setara dengan ibadah semalam penuh.
Karena itu, ia mengingatkan pentingnya mengikuti tarawih hingga selesai, termasuk witir.
Baca Juga: Apa Itu Status PTKP? Ini Arti K3, K0, TK0, HB hingga K2 yang Wajib Diketahui Pekerja
3. Peluang Dibebaskan dari Api Neraka
Keutamaan lain yang tak kalah besar adalah peluang terbebas dari api neraka. Dalam berbagai riwayat disebutkan bahwa setiap malam Ramadan, Allah SWT membebaskan hamba-hamba-Nya dari siksa neraka.
Salat tarawih menjadi salah satu amalan yang mengantarkan seorang muslim masuk dalam golongan tersebut.
Hanan Attaki menyebut, tidak ada seorang pun yang mengetahui apakah namanya termasuk dalam daftar yang dibebaskan.
Oleh karenanya, konsistensi menghidupkan malam Ramadan menjadi bentuk ikhtiar agar tidak melewatkan kesempatan emas ini.
4. Meningkatkan Derajat dan Kedekatan dengan Allah
Salat malam, termasuk tarawih, dikenal sebagai ibadah yang memiliki kedudukan istimewa.
Di waktu inilah suasana lebih tenang, hati lebih mudah khusyuk, dan doa lebih tulus dipanjatkan.
Dalam penjelasannya, Hanan Attaki menekankan bahwa tarawih bukan hanya tentang jumlah rakaat, melainkan tentang kualitas hubungan dengan Allah.
