POSKOTA.CO.ID - Bulan Ramadhan 2026 selalu menjadi waktu yang dinanti umat Islam di seluruh dunia. Di bulan penuh berkah ini, setiap amal ibadah dijanjikan pahala berlipat ganda dan menjadi kesempatan untuk meraih ampunan Allah SWT.
Salah satu ibadah sunnah yang paling identik dengan Ramadhan adalah salat Tarawih. Ibadah yang dikerjakan pada malam hari ini rutin dilaksanakan setelah salat Isya dan menjadi momen kebersamaan, terutama saat dilakukan secara berjemaah di masjid.
Meski demikian, salat Tarawih juga bisa dikerjakan sendiri di rumah. Perbedaan pelaksanaan tersebut turut memengaruhi bacaan niatnya.
Lalu, apa perbedaan niat salat Tarawih sendiri dan berjemaah? Berikut penjelasan lengkapnya, mulai dari bacaan niat hingga tata caranya.
Baca Juga: Antisipasi Tawuran Saat Ramadhan, Polisi Bubarkan Remaja Nongkrong sampai Dini Hari di Depok
Hukum dan Waktu Pelaksanaan Salat Tarawih
Salat Tarawih merupakan salat sunnah yang sangat dianjurkan (sunnah muakkad) di bulan Ramadhan. Pelaksanaannya dilakukan pada malam hari setelah salat Isya dan biasanya ditutup dengan salat Witir.
Dalam praktiknya, salat Tarawih lebih utama dilakukan secara berjemaah. Namun, jika tidak memungkinkan, umat Islam tetap bisa mengerjakannya sendiri (munfarid) di rumah.
Baca Juga: Hukum Bersiwak di Siang Hari Puasa, Bolehkah? Ustaz Adi Hidayat Ungkap Dalil Fikihnya
Niat Salat Tarawih Sendiri (Munfarid)
Niat menjadi salah satu rukun penting dalam setiap salat, termasuk salat Tarawih. Bagi yang melaksanakan salat Tarawih sendirian, berikut bacaan niatnya:
- Latin: Ushallî sunnatat tarâwîhi rak‘ataini mustaqbilal qiblati lillahi ta‘ala
- Artinya: “Aku berniat sholat sunnah Tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”
Niat ini dibaca dalam hati sebelum takbiratul ihram.
Niat Salat Tarawih Berjemaah
Bagi yang melaksanakan salat Tarawih secara berjemaah, terdapat perbedaan pada lafaz niat, terutama bagi makmum.
- Latin: Ushallî sunnatat tarâwîhi rak‘ataini mustaqbilal qiblati ada’an ma’muman lillahi ta‘ala
- Artinya: “Aku berniat sholat sunnah Tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”
