POSKOTACOID - Niat puasa Ramadhan merupakan salah satu rukun puasa yang wajib dibaca oleh umat Islam sebelum menjalankan ibadah puasa.
Dihimpun dari NU Online, secara bahasa, niat memiliki arti 'menyengaja'. Menurut Mazhab Syafi'i, secara istilah niat memiliki pengertian 'bermaksud melakukan sesuatu disertai dengan pelaksanaannya'.
Niat berfungsi untuk membedakan antara ibadah yang satu dengan yang lainnya serta tujuan seseorang dalam beribadah.
Baca Juga: Waktu Sholat Tarawih Sampai Jam Berapa? Ini Batas Akhir dan Bacaan Bilal 11 Rakaat
Dikutip dari laman MUI, niat dapat juga berfungsi sebagai tolak ukur diterima atau tidaknya ibadah yang dilakukan seseorang. Kualitas ibadah seseorang bergantung pada niatnya.
Maka dari itu, sebelum mengerjakan puasa Ramadhan, seorang muslim diwajibkan membaca niat supaya dapat diketahui tujuan ibadahnya. Hal ini seperti yang ditegaskan dalam sebuah hadits.
مَنْ لَمْ يُبَيِّتِ الصِّيَامَ قَبْلَ طُلُوعِ الْفَجْرِفَلَا صِيَامَ لَهُ
Artinya: “Barang siapa yang tidak berniat puasa sebelum fajar, maka tidak ada puasa baginya.” (HR Tirmidzi)
Lantas, bagaimana jika seseorang lupa membaca niat puasa Ramadhan? Simak ulasannya dalam pandangan Islam.
Baca Juga: Apakah Puasa Sah Jika Lupa Niat? Begini Hukumnya Menurut Penjelasan Buya Yahya
Kewajiban Membaca Niat Puasa Ramadhan
Dalam sejumlah hadits dijelaskan bahwa waktu membaca niat puasa Ramadhan mulai dari terbenamnya matahari setelah Maghrib hingga terbit fajar atau sebelum Subuh.
Umat Islam dapat membaca niat untuk puasa di hari esok pada rentang waktu tersebut.
