POSKOTA.CO.ID - Pertanyaan seputar sah atau tidaknya puasa Ramadhan masih kerap menjadi perbincangan di tengah masyarakat.
Salah satu persoalan yang paling sering muncul adalah ketika seseorang lupa melafalkan niat puasa pada malam hari.
Kondisi ini tidak jarang menimbulkan kebingungan, bahkan membuat sebagian orang merasa cemas dan ragu untuk melanjutkan puasanya keesokan hari.
Dalam ibadah puasa Ramadhan, niat merupakan salah satu rukun utama yang menentukan sah atau tidaknya puasa.
Secara fikih, niat puasa wajib dilakukan pada malam hari sebelum terbit fajar.
Hal inilah yang sering menjadi sumber kekhawatiran ketika seseorang terbangun sahur atau bahkan sudah memasuki siang hari dan baru menyadari bahwa dirinya lupa berniat.
Lantas, apa hukumnya jika puasa namun lupa membaca niat? Simak penjelasan lengkapnya menurut pengasuh Lembaga Pengembangan Da'wah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah, Buya Yahya.
Apakah Puasa Sah Jika Lupa Niat?
Dilansir dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, pada Kamis, 19 Februari 2026, Buya Yahya menjelaskan, niat pada dasarnya adalah kesengajaan di dalam hati untuk menjalankan ibadah puasa Ramadhan.
Niat tidak selalu harus dilafalkan dengan lisan, apalagi dengan bacaan yang panjang.
Selama ada kesadaran dan kehendak untuk berpuasa, maka niat tersebut pada hakikatnya sudah ada di dalam hati.
