Profil dr. Bobby Arfhan Anwar, Spesialis Jantung yang Diminta Belajar Lagi Sama Netizen

Senin 26 Jan 2026, 15:00 WIB
Profil dr. Bobby Arfhan Anwar, Sp.JP (K), FIHA yang merupakan seorang Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah (Sumber: Instagram/@dr.bobbyjantung)

Profil dr. Bobby Arfhan Anwar, Sp.JP (K), FIHA yang merupakan seorang Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah (Sumber: Instagram/@dr.bobbyjantung)

POSKOTA.CO.ID - Belakangan ini media sosial sedang ramai dengan perdebatan terkait penyakit GERD atau Gastroesophageal Reflux Disease. Penyakit ini kerap kali dikaitkan dengan penyebab sakit jantung atau serangan jantung.

Perdebatan ini muncul usai meninggalnya selebgram Lula Lahfah pada Jumat, 23 Januari 2026.

Lula diketahui mengalami GERD sebelum diberitakan meninggal dunia karena henti jantung.

Apa Itu Penyakit GERD?

Penyakit GERD adalah kondisi yang terjadi saat asam lambung naik ke esofagus atau kerongkongan.

Baca Juga: Cara Mengobati Gerd atau Asam Lambung dari Dokter Zaidul Akbar, Mudah dan Murah

Dilansir dari laman Kemenkes RI, GERD bisa menyebabkan gejara heartbun yaitu munculnya rasa panas di bagian belakang tulang dada hingga regurgitasi atau sensasi refluks berupa kembalinya makanan dari lambung ke dalam rongga mulut atau hipofaring.

Lalu, apakah GERD bisa bikin sakit jantung? Simak penjelasannya langsung dari dokter spesialis jantung ini:

Hubungan Gerd dan Sakit Jantung

Dokter Spesialis Jantung Konsultan Kardiologi Intervensi, dr. Bobby Arfhan Anwar, SP.JP (K), FIHA dalam unggahannya di akun Threads pribadinya mengatakan bahwa GERD dan sakit jantung tidak saling berhubungan.

"GERD ga bikin sakit jantung. Udah itu aja," tulisnya.

Di postingan lainnya, Bobby kembali menegaskan mengenai GERD yang tidak menyebabkan serangan jantung.

Namun, masyarakat sering kali keliru karena ada gejala serangan jantung yang serupa dengan gejala GERD.


Berita Terkait


News Update