"Sehingga dengan demikian saya sedang mematangkan karena memang untuk lintas antar provinsi ini harus mendapatkan persetujuan kementerian perhubungan," ungkapnya.
Selain itu, Pramono juga menyoroti tingkat konektivitas layanan Transjakarta yang saat ini telah mencapai 92 persen secara keseluruhan.
Meski layanan sudah terhubung luas, tingkat pemanfaatan angkutan umum dinilainya masih rendah, berada di kisaran 23,4 persen.
Baca Juga: Gubernur Aceh Mualem Dikabarkan Nikah Lagi di Malaysia, Cek Faktanya
"Saya ingin meningkatkan ini supaya orang itu secara terus-menerus memanfaatkan angkutan umum yang dimiliki oleh pemerintah Jakarta itu secara terus-menerus," kata Pramono.
Menurutnya, masih banyak warga yang berangkat bekerja menggunakan kendaraan pribadi, kemudian memarkirkannya di fasilitas park and ride, lalu melanjutkan perjalanan dengan transportasi umum. Pola ini dinilai belum optimal untuk mengurangi kemacetan.
"Saya inginnya kalau masyarakat kita sudah menggunakan katakanlah 30 persen secara terus-menerus secara signifikan itu pasti akan mengurangi kemacetan yang ada di Jakarta," pungkasnya. (cr-4).
