Tanggul Muara Baru Mulai Rembes, Warga Desak Pemerintah Hentikan Aktivitas Pembuangan Sampah Ilegal

Senin 19 Jan 2026, 21:13 WIB
Kondisi tanggul Muara Baru di permukiman RT 20 RW 17 Penjaringan, Jakarta Utara yang sudah mulai rembes ke permukiman warga. (Sumber: Istimewa)

Kondisi tanggul Muara Baru di permukiman RT 20 RW 17 Penjaringan, Jakarta Utara yang sudah mulai rembes ke permukiman warga. (Sumber: Istimewa)

PENJARINGAN, POSKOTA.CO.ID - Tanggul yang berada di kawasan Muara Baru mulai rembes ke permukiman warga tepatnya di RT 20 RW 17 Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara.

Rembesnya tanggul ini sudah sangat mengkhawatirkan warga sekitar diperparah dengan adanya aktivitas pembuangan sampah ilegal di kawasan tanggul Muara Baru yang menyebabkan perairan dipenuhi gunungan sampah.

Ketua RT 20 RW 17, Hendri mengatakan warga sekarang sangat khawatir tanggul akan jebol dan berdampak ke permukiman.

"Tanggul khawatir jebol, soalnya efeknya ke tanggul juga," kata Hendri saat dikonfirmasi Poskota melalui pesan singkat, Senin, 19 Januari 2026.

Baca Juga: Mati Listrik 7 Hari di Indonesia, Apakah Benar atau Hoaks? Ini Fakta Sebenarnya dan Penjelasan PLN

"Kondisi tanggul sudah banyak retakkan dan kebocoran," sambungnya.

Hendri menegaskan, sampah-sampah yang dibuang di lahan urukan tersebut, bukan sampah warga sekitar.

"Itu bukan sampah warga sini, tapi dari luar yang dibawa menggunakan truk dan dibuang ke lahan tersebut," ucap dia.

Warga Keluhkan Bau Sampah

Kondisi keberadaan sampah yang menggunung di perairan kawasan tanggul Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu, 17 Januari 2026. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

Keberadaan sampah yang menggunung di perairan kawasan tanggul Muara Baru membuat was-was warga sekitar.

Baca Juga: Benarkah Listrik Bakal Padam Selama 7 Hari di Indonesia? Simak Tips dan Alat Wajib untuk Bertahan Hidup

Salah satu warga RT 20 RW 17 Kelurahan Penjaringan, Nurisa nengatakan dirinya khawatir jikalau keberadaan sampah nantinya berdampak ke lingkungan rumahnya.

"Takutnya ada banjir, airnya masuk ke sini. Soalnya kalau di sini, di permukiman ini enggak pernah banjir, aman-aman aja sejauh ini," kata Nurisa.

Menurut Nurisa, meski keberadaan tidak begitu dekat dengan permukimannya itu, namun warga tetap khawatir karena aktivitas pembuangan sampah yang terjadi pada lahan urukan.

Ibu rumah tangga itu mengatakan, kondisi tersebut telah terjadi sejak sekitar beberapa bulan belakangan. Sebelumnya, perairan di kawasan tanggul Muara Baru itu bersih dari sampah.

Baca Juga: Gus Anas Hidayatulloh Anak Siapa dan Lulusan Mana? Ini Latar Belakang Suami Ning Umi Laila yang Jadi Perbincangan

"Soalnya sampahnya juga bukan sampah warga sini. Jadi sampah enggak tahu dari mana, dibawa pakai truk, nah truk itu ditutup terpal, sampahnya dibuang ke lahan itu," ungkapnya.

"Ya sejak ada urukan itu, udah tiga bulanan kayaknya mah. Saya juga enggak tahu buat apa urukannya," lanjutnya.

Warga lain, Sintami, 29 tahun mengatakan keberadaan sampah-sampah itu sudah terjadi lebih dari beberapa bulan belakangan ini.

Ia menduga kuat, sampah tersebut berasal dari tempat penampungan.

Baca Juga: Listrik Mati Hingga 7 Hari di Indonesia? Ini Persiapan Penting dan Tips Bertahan Hidup yang Wajib Diketahui

"Sampah dari penampungan noh, enggak tahu juga tempatnya buat apa. Tadinya kirim-kirim sampah pakai mobil di situ ngebuangnya," kata Sinta.

Sinta menduga sampah akhirnya hanyut saat hujan deras mengguyur wilayah Jakarta.

"Nah akhirnya hanyut ke sini sampahnya. Tapi ngomongnya itu sampah RT 20, padahal mah bukan," ucap dia.

"Itu sampah dari orang-orang lain juga, kayak sampah gabus-gabus itu, dari restoran, apa, buangnya ke sini," sambung Santi.

Akibatnya, rumah Sinta yang berada persis di belakang perairan kawasan tanggul Muara Baru itu, dipenuhi sampah yang mengambang.

"Jadinya kebauan, ya kondisinya udah mau tiga bulan begini. Sebelumnya mah bersih enggak ada sampah," pungkasnya.


Berita Terkait


News Update