DLH Angkut 137 Ton Sampah dari Pesisir Jakarta, Target Sterilisasi Kawasan Muara Baru

Senin 19 Jan 2026, 16:23 WIB
Penanganan sampah di Tanggul Muara Baru, Jakarta Utara oleh Dinas Lingkungan Hidup Jakarta. (Sumber: Kominfotik DLH Jakarta)

Penanganan sampah di Tanggul Muara Baru, Jakarta Utara oleh Dinas Lingkungan Hidup Jakarta. (Sumber: Kominfotik DLH Jakarta)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta melalui Unit Pengelola Sampah Badan Air (UPSBA) bersama Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu telah mengangkut sebanyak 137 ton sampah dari kawasan pesisir Tanggul Laut Muara Baru, Jakarta Utara

Adapun penanganan itu dilakukan secara intensif sejak Jumat, 16 Januari hingga Minggu, 18 Januari 2026 kemarin. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto menyampaikan bahwa proses pengangkutan dilakukan secara bertahap dengan peningkatan intensitas setiap harinya. 

Pada hari pertama, petugas berhasil mengangkut 35 ton sampah. Jumlah tersebut bertambah 25 ton pada hari kedua, dan meningkat signifikan pada hari ketiga dengan total 77 ton sampah terangkut.

Baca Juga: Mati Listrik 7 Hari di Indonesia, Apakah Benar atau Hoaks? Ini Fakta Sebenarnya dan Penjelasan PLN

“Pada hari ketiga, kami memperkuat penanganan dengan mengerahkan 100 petugas kebersihan, 12 unit ponton, tujuh unit truk sampah tipe kecil, enam unit truk tipe besar, dua unit excavator, serta dua unit perahu karet," ucap Asep kepada awak media, Senin, 19 Januari 2026.

"Penanganan juga didukung berbagai alat bantu seperti APD, serokan sampah, cangkrang, dan kontainer sampah untuk mempercepat proses pengangkutan,” sambungnya. 

Lebih lanjut, pihaknya menerapkan metode khusus berupa pemasangan sekatan dari material High-Density Polyethylene (HDPE) dan bambu. 

Sekatan ini berfungsi menahan pergerakan sampah agar tidak menyebar ke perairan yang lebih luas, sekaligus mempermudah proses pengumpulan dan pemuatan ke armada angkut.

Baca Juga: Gus Anas Hidayatulloh Anak Siapa dan Lulusan Mana? Ini Latar Belakang Suami Ning Umi Laila yang Jadi Perbincangan

“Ke depan, kami akan memperkuat sekatan secara lebih permanen di seluruh zona serta menyiapkan armada cadangan, terutama saat terjadi hujan," kata Asep.


Berita Terkait


News Update