"Takutnya ada banjir, airnya masuk ke sini. Soalnya kalau di sini, di permukiman ini enggak pernah banjir, aman-aman aja sejauh ini," kata Nurisa.
Menurut Nurisa, meski keberadaan tidak begitu dekat dengan permukimannya itu, namun warga tetap khawatir karena aktivitas pembuangan sampah yang terjadi pada lahan urukan.
Ibu rumah tangga itu mengatakan, kondisi tersebut telah terjadi sejak sekitar beberapa bulan belakangan. Sebelumnya, perairan di kawasan tanggul Muara Baru itu bersih dari sampah.
"Soalnya sampahnya juga bukan sampah warga sini. Jadi sampah enggak tahu dari mana, dibawa pakai truk, nah truk itu ditutup terpal, sampahnya dibuang ke lahan itu," ungkapnya.
"Ya sejak ada urukan itu, udah tiga bulanan kayaknya mah. Saya juga enggak tahu buat apa urukannya," lanjutnya.
Warga lain, Sintami, 29 tahun mengatakan keberadaan sampah-sampah itu sudah terjadi lebih dari beberapa bulan belakangan ini.
Ia menduga kuat, sampah tersebut berasal dari tempat penampungan.
"Sampah dari penampungan noh, enggak tahu juga tempatnya buat apa. Tadinya kirim-kirim sampah pakai mobil di situ ngebuangnya," kata Sinta.
Sinta menduga sampah akhirnya hanyut saat hujan deras mengguyur wilayah Jakarta.
"Nah akhirnya hanyut ke sini sampahnya. Tapi ngomongnya itu sampah RT 20, padahal mah bukan," ucap dia.
