Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menyampaikan curah hujan tinggi masih berpotensi terjadi dan dapat memicu dampak lanjutan, termasuk risiko bencana hidrometeorologi.
"Risiko Banjir, banjir rob, tanah longsor, dan angin kencang menjadi ancaman utama di wilayah DKI Jakarta," ungkapnya.
Baca Juga: Banjir Rendam 569 Rumah di Kabupaten Serang, BPBD Catat 695 KK Terdampak
Cara Pantau Banjir Jakarta Hari Ini
Untuk memantau masyarakat perkembangan banjir Jakarta melalui sejumlah kanal resmi dan aplikasi digital berikut.
1. Aplikasi JAKI
Aplikasi Jakarta Kini (JAKI) menyediakan layanan informasi banjir berbasis RT. Pengguna cukup membuka aplikasi JAKI, lalu memilih menu Peta Info Banjir RT untuk melihat data wilayah terdampak secara rinci.
Melalui peta ini, warga dapat mengetahui daftar RT yang terdampak banjir beserta ketinggian genangan air secara aktual.
2. Info Banjir BPBD Jakarta
BPBD DKI Jakarta juga menyediakan data banjir secara real-time melalui situs resminya.
Pada laman infobanjir.bpbd.jakarta.go.id, masyarakat dapat memantau jumlah RT terdampak, sebaran wilayah tergenang, hingga tinggi muka air di berbagai pos pantau.
Situs ini menjadi rujukan utama untuk mendapatkan informasi resmi terkait kondisi banjir di Jakarta.
Baca Juga: Satgas PKH Identifikasi Puluhan Perusahaan Diduga Picu Banjir dan Longsor di Sumatra
3. Google Maps
Selain kanal resmi pemerintah, Google Maps dapat dimanfaatkan untuk melihat laporan pengguna terkait banjir atau hambatan jalan.
Aplikasi tersebut juga membantu pengguna menemukan rute alternatif untuk menghindari jalur yang terdampak genangan.
