POSKOTA.CO.ID - Kabar Nanik S Deyang mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala Badan Giin Nasional (BGN) cukup membuat publik terkejut.
Bagiamana tidak, Nanik diketahui baru menjabat sebagai Kepala BGN sekitar satu setengah bulan. Ia diangkat oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada 8 Juni 26 menggantikan Dadan Hindayana yang dicopot sebelumnya.
Pengangkatan Nanik tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) nomor 18/M tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional serta Pemberhentian Wakil Kepala BPKP.
Keputusan Nanik itu menimbulkan tanda tanya di benak publik mengenai alasan ia memutuskan untuk mundur dari jabatannya.
Baca Juga: Prabowo Perintahkan TNI, Polri, dan Kepala Daerah Bergerak Tangani Sampah Nasional
Kenapa Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN?
Informasi mengenai pengunduran diri Nanik S Deyang diumumkan langsung olehnya melalui status di akun Facebook miliknya pada hari ini, Rabu, 22 Juni 2026.
Dalam status tersebut, Nanik mengungkapkan bahwa ia telah berpamitan kepada Presiden Prabowo Subianto. Selain itu, Nanik juga mengungkapkan alasan dirinya memutuskan berhenti.
Nanik menjelaskan, penyebab ia mundur dari posisi Kepala BGN dikarenakan masalah kesehatan yang dideritanya.
Baca Juga: Polda Metro Jaya Terima Laporan PWI terhadap Hotman Paris atas Dugaan Penghinaan
"Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya, dan karena presiden prihatin dan kasihan dengan saya, presiden menyetujui," tulis Nanik S Deyang dalam akun Facebook pribadinya, seperti dikutip pada Rabu, 22 Juli 2026.
Nanik mengaku berencana menjalani perawatan medis di luar negeri untuk memperoleh opsi pertimbangan medis kedua setelah mendapatkan rekomendasi kenalannya.
