POSKOTA.CO.ID - Rylan Henry Pribadi, cucu konglomerat Indonesia sekaligus pendiri Napan Group, dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tragis saat berolahraga ski.
Informasi mengenai kronologi kejadian hingga latar belakang keluarga korban ramai diperbincangkan di media sosial dan berbagai platform pemberitaan.
Peristiwa nahas yang menewaskan Rylan Henry Pribadi terjadi pada Rabu, 7 Januari 2026, sekitar pukul 15.50 waktu setempat.
Insiden tersebut berlangsung di kawasan ski populer Jepang, tepatnya di area perbatasan antara Niseko Tokyu Grand Hirafu dan HANAZONO Ski Resort, yang terletak di Kota Kutchan, Prefektur Hokkaido.
Saat kejadian, Rylan tengah meluncur dari lereng ski. Namun, dalam perjalanannya, leher korban terlilit tali pembatas lintasan yang terpasang di area tersebut.
Kondisi itu menyebabkan tekanan fatal di bagian leher dan membuat korban tidak dapat diselamatkan.
Kejadian tersebut pertama kali disadari oleh pemain ski lain yang melihat Rylan tergeletak di lintasan.
Saksi mata tersebut segera melaporkan kondisi korban kepada petugas pengelola resort.
Pihak pengelola kemudian langsung menghubungi kepolisian setempat untuk penanganan lebih lanjut.
Berdasarkan keterangan dari Kepolisian Hokkaido, di lokasi kejadian sendiri terdapat deretan tiang yang berjarak sekitar 10 meter satu sama lain, yang dihubungkan oleh tali sebagai penanda batas lintasan ski.
Untuk memastikan penyebab kematian, otoritas setempat melakukan autopsi pada 9 Januari 2026.
