Tidak hanya keterampilan teknis, peserta juga diajak memahami manajemen risiko. Materi ini mencakup kemampuan mengidentifikasi potensi bahaya, menjaga jarak aman, mengatur kecepatan, serta pentingnya memastikan kondisi fisik dan mental yang prima sebelum berkendara.
Sebagai bentuk komitmen jangka panjang, WMS mengoperasikan Safety Riding Center yang telah berdiri sejak tahun 2012. Fasilitas yang terletak di Gedung Training Center, Jalan Jenderal Gatot Subroto KM. 8, Jatake, Tangerang ini menjadi pusat pembelajaran keselamatan berkendara.
Baca Juga: IIMS Awali Road to 2026 Lewat Turnamen Golf Berkonsep Sportainment
Dibangun di atas lahan seluas sekitar 5.400 meter persegi, pusat ini dilengkapi lintasan praktik berstandar tinggi, ruang teori, serta unit sepeda motor matic dan manual untuk pelatihan. Kombinasi ini memastikan peserta mendapat pengalaman belajar yang seimbang antara teori dan praktik.
Masyarakat yang berminat mengikuti pelatihan dapat mendaftar melalui tautan resmi https://linktr.ee/safetyridingcenterwms atau mengirimkan permohonan via email ke [email protected].
Upaya edukasi ini merupakan bagian dari visi besar mewujudkan Safety Indonesia. Peningkatan kesadaran dan keterampilan berkendara yang aman diharapkan dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas secara signifikan.
“Kami mengimbau seluruh pengguna sepeda motor agar selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan. Mulai dari mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan berkendara yang lengkap, hingga menerapkan prinsip #Cari_aman sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari,” tambah Head of Technical Service Department (TSD) PT Wahana Makmur Sejati, Benedictus F. Maharanto.
Melalui konsistensi program dan kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, WMS optimis budaya berkendara aman dan bertanggung jawab dapat terwujud, mendukung terciptanya lalu lintas yang lebih selamat untuk semua.
