17 Ribu Warga Teredukasi, WMS Genjot Keselamatan Berkendara di Jakarta-Tangerang Sepanjang 2025

Minggu 18 Jan 2026, 15:30 WIB
PT Wahana Makmur Sejati (WMS) catat 17.327 masyarakat teredukasi safety riding selama 2025. (Sumber: WMS)

PT Wahana Makmur Sejati (WMS) catat 17.327 masyarakat teredukasi safety riding selama 2025. (Sumber: WMS)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Dealer sepeda motor Honda wilayah Jakarta-Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS) terus mengintensifkan upaya membudayakan keselamatan berkendara di jalan raya.

Sepanjang periode Januari hingga Desember 2025, inisiatif Safety Riding Promotion mereka berhasil menjangkau dan mengedukasi 17.327 anggota masyarakat.

Angka tersebut menjadi bukti nyata kontribusi perusahaan dalam upaya kolektif menekan risiko kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan pengguna sepeda motor.

Baca Juga: Innova Zenix 2026 Dapat Pembaruan, Ini Fitur Baru dan Harganya

Edukasi Menyeluruh untuk Semua Kalangan

WMS genjot edukasi safety riding selama 2025. (Sumber: WMS)

Program edukasi dirancang secara terstruktur dan menjangkau beragam lapisan masyarakat. Sasaran edukasi sangat luas, mulai dari tingkat pendidikan dasar seperti Taman Kanak-Kanak (TK), hingga pelajar, mahasiswa, karyawan perusahaan, komunitas Honda, hingga instansi pemerintah.

Pendekatan materi disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan masing-masing kelompok peserta. Hal ini dilakukan agar pesan keselamatan dapat diterima dengan lebih mudah dan mampu memengaruhi perilaku berkendara sehari-hari.

"Edukasi safety riding kami berikan untuk membentuk pola pikir dan perilaku berkendara yang aman sejak dini,” jelas Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati, Agus Sani.

“Tujuannya bukan sekadar memahami teori, tetapi bagaimana peserta mampu menerapkan prinsip keselamatan berkendara dalam aktivitas sehari-hari, sehingga risiko kecelakaan dapat diminimalkan," katanya.

Baca Juga: Pengguna Motor Honda Wajib Tahu, Ini Promo Servis AHASS Januari 2026

Lebih dari Sekadar Patuh Aturan, Tapi Cari Aman

Kampanye Cari Aman yang diusung WMS tidak hanya berfokus pada kepatuhan terhadap peraturan. Lebih dari itu, program ini mengedepankan pembangunan kesadaran, sikap, dan keterampilan berkendara yang bertanggung jawab sebagai fondasi menciptakan lalu lintas yang aman.

Materi yang diberikan bersifat komprehensif dan aplikatif. Peserta dibekali pemahaman mulai dari rambu lalu lintas, etika di jalan raya, hingga teknik berkendara aman sesuai kondisi. Aspek antisipasi bahaya dan pengambilan keputusan kritis di jalan juga menjadi bagian penting dari kurikulum.


Berita Terkait


News Update