JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Warga RT 20/RW 17, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, masih dikepung sampah di perairan kawasan tanggul Muara Baru.
Keberadaan sampah tersebut mengganggu kehidupan masyarakat sekitar. Sintami, 29 tahun, salah seorang wargam mengatakan, sampah berada tepat di belakang rumahnya.
"Sampah dari penampungan, noh. Enggak tau juga tempatnya buat apa. Tadinya kirim-kirim sampah pakai mobil disitu ngebuangnya," kata Sintami kepada Poskota, Sabtu, 17 Januari 2026.
Akibatnya, aroma tidak sedap keluar dari tumpukan sampah yang tertampung di Muara Baru.
"Jadinya kebauan, ya kondisinya udah mau tiga bulan begini. Sebelumnya mah bersih enggak ada sampah," ujarnya.
Hanyut dari Aktivitas Urukan
Disebabkan aktivitas urukan, sampah diduga hanyut saat diguyur hujan deras belakangan ini.
"Itu sampah dari orang-orang yang juga. Yang kayak sampah gabus-gabus itu, dari restoran, apa, buangnya ke sini," ucapnya.
Warga lain, Nurisa, 41 tahun, mengeluhkan, nyamuk bermunculan dari sampah tersebut.
Baca Juga: Sampah di Tanggul Muara Baru Jakut Halangi Sarpin Cari Ikan Cere
"Jadi banyak nyamuk. Kalau malem ngawasin anak pada digigitin nyamuk. Udah kayak donor darah," katanya.
Warga khawatir sampah yang tidak teratasi itu menimbulkan masalah kesehatan, termasuk anak-anak. Walau begitu, warga belum mengalami masalah kesehatan.
"Kalau kesehatan kita mah pasti perhatiin, apalagi anak-anak kan," tuturnya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, rumah-rumah di kawasan itu berada di atas perairan. Sementara itu, perairan tersebut dipenuhi sampah.
