Menteri Kebudayaan Hadiri Bogor Street Festival Cap Go Meh 2026, Tekankan Harmoni dan Akulturasi Budaya

Rabu 04 Mar 2026, 11:28 WIB
Menbud Fadli Zon menghadiri BSF Cap Go Meh 2026 di kawasan Suryakencana, Kota Bogor, Jawa Barat pada 1-3 Maret 2026. (Sumber: Dok. Kemenbud)

Menbud Fadli Zon menghadiri BSF Cap Go Meh 2026 di kawasan Suryakencana, Kota Bogor, Jawa Barat pada 1-3 Maret 2026. (Sumber: Dok. Kemenbud)

BOGOR, POSKOTA.CO.ID - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menghadiri perayaan Bogor Street Festival (BSF) Cap Go Meh 2026 di kawasan Suryakencana, Kota Bogor, Jawa Barat pada 1-3 Maret 2026. Festival tahunan yang telah menjadi ikon budaya Kota Bogor ini mengusung tema “Harmony in Diversity” dan kembali menjadi ruang perjumpaan lintas budaya dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika.

BSF Cap Go Meh 2026 menampilkan parade budaya sepanjang kurang lebih 1 kilometer, atraksi seni tradisi, bazar kuliner, serta arak-arakan liong dan barongsai yang diikuti oleh belasan kelompok seni dan komunitas. Sebagai penutup rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek, festival ini telah berkembang menjadi ajang akulturasi budaya yang merefleksikan harmoni masyarakat Kota Bogor.

Dalam sambutannya, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan bahwa perayaan Cap Go Meh merupakan bukti nyata kekuatan budaya Indonesia dalam merawat persatuan di tengah keberagaman.

“Perayaan Cap Go Meh ini merupakan satu bukti bahwa Indonesia, meskipun kita berbeda-beda, tetap hidup dalam harmoni. Perbedaan bukan ancaman, tetapi justru yang merekatkan kita,” ujarnya.

Baca Juga: Cap Go Meh Jalan Surya Kencana Bogor Resmi Dibuka, Parade Budaya Digelar Usai Sholat Tarawih

Fadli menambahkan pelaksanaan BSF Cap Go Meh 2026 yang berlangsung dalam suasana hujan dan bertepatan dengan bulan suci Ramadan menunjukkan kedewasaan masyarakat dalam menjaga toleransi. Momentum tersebut, menurutnya, memperlihatkan proses akulturasi yang tumbuh secara alami antara budaya lokal Sunda, tradisi Tionghoa, serta pengaruh budaya dari berbagai daerah dan bangsa.

Ia menegaskan, semangat Bhinneka Tunggal Ika harus terus dijaga sebagai fondasi kehidupan berbangsa. Perayaan budaya seperti Cap Go Meh diharapkan tidak hanya memperkuat identitas nasional, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta menjaga Indonesia tetap aman dan damai di tengah dinamika global.

“Mudah-mudahan perayaan Cap Go Meh ini membuat kita semakin kuat sebagai bangsa Indonesia, kebudayaan kita semakin maju, ekonominya tumbuh, dan Indonesia selalu dalam keadaan selamat,” tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan harapannya agar karnaval Cap Go Meh terus merefleksikan semangat persatuan melalui seni. Menurutnya, seni memiliki kekuatan untuk menghapus sekat sosial dan menghadirkan kebahagiaan bersama.

Baca Juga: Transjakarta Perkuat Budaya Keselamatan lewat Apel Pramudi dan Peluncuran Hotline Khusus

“Semoga karnaval ini mencerminkan spirit kita bahwa seni menyatukan manusia. Dengan seni kita hidup tanpa kasta, dengan seni kita hidup punya rasa dan bahagia. Semoga hujan yang turun kali ini menjadi tanda rezeki yang tidak akan pernah berhenti,” ucapnya.


Berita Terkait


News Update