JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Tumpukan sampah masih memenuhi kawasan tanggul Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu, 17 Januari 2026.
Berdasarkan pantauan Poskota di lokasi, sampah terdiri dari dari plastik, kayu, gabus, dan sejenisnya. Sampah terlihat menutup perairan Muara Baru.
Salah seorang warga, Sarpin mengatakan, kondisi perairan yang dipenuhi sampah ini sudah terjadi sekitar lebih dari dua bulan.
“Sudah ada sekitar dua bulanan mah, sebelumnya airnya bersih, bening,” kata Sarpin kepada Poskota di lokasi, Sabtu, 17 Januari 2026.
Akibatnya, ia tidak bisa berburu ikan cere dengan cara dijaring, karena perairan ditutupi sampah.
“Sehari-hari kan saya di sini jaring ikan cere, ini jaring jadi pada rusak,” ujarnya.
Ia bisa mendapatkan penghasilan hingga Rp200 ribu dari berburu ikan cere. Jika tidak terjual, hasil tangkapannya diberikan kepada tetangga.
“Biasanya kan dapat Rp200 ribu, itu belum sama beli umpannya. Kalau sekarang paling cuma dapat dikit,” ucap dia.
Sampah Hanyut Bekas Urukan
Menurutnya, sampah hanyut dari tempat bekas urukan. Namun, Sarpin tidak mengetahui pasti tujuan pengurukan lahan.
“Ya dari pengerukan itu, enggak tau pengerukan apa, sampahnya jadi ke mana-mana,” ucapnya.
Di lokasi tersebut, aktivitas pengerukan dilakukan sejumlah orang. Hanya saja, terdapat larangan perekaman urukan.
Salah seorang pekerja, Ajat tidak mengetaui pemilik lahan dan tujuan pengerukan. Ia hanya menjalankan tugas merapihkan tanah urukan itu.
Sementara itu, sampah di perairan diduga terbawa hujan sejak awal pekan lalu, Senin, 12 Januari 2026.
“Kalau soal sampahnya kayaknya karena hujan kemarin, nah mungkin dia ambrul akhirnya kebawa (sampai ke perairan),” tuturnya.
