Pembalap MotoGP Honda Serbu Bali! Joan Mir dan Luca Marini Belajar Tari Kecak

Rabu 04 Mar 2026, 15:06 WIB
Dua pembalap MotoGP, Joan Mir dan Luca Marini belajar Tari Kecak di Bali. (Sumber: Honda)

Dua pembalap MotoGP, Joan Mir dan Luca Marini belajar Tari Kecak di Bali. (Sumber: Honda)

POSKOTA.CO.ID - Usai menjalani balapan di Thailand, dua pebalap MotoGP dari tim Honda HRC Castrol, Joan Mir dan Luca Marini, memanfaatkan waktu dengan berkunjung ke Bali pada 2–3 Maret 2026.

Kehadiran pembalap asal Spanyol dan Italia tersebut bukan sekadar agenda santai. Mereka berinteraksi langsung dengan masyarakat, komunitas motor Honda, sekaligus mempelajari kekayaan seni budaya Pulau Dewata.

Kunjungan ini juga semakin meriah dengan kehadiran para pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT) menjelang putaran kedua Grand Prix Brasil pada 15 Maret mendatang.

Belajar Tari Kecak Bersama Seniman Bali

Pada hari pertama di Bali, Joan Mir dan Luca Marini membaur dengan masyarakat untuk mempelajari Tari Kecak.

Baca Juga: Motor All New Honda Vario 125 Hadir dengan Desain Baru dan Varian Street

Bersama sekitar 30 penari, keduanya mengikuti momen interaktif yang diiringi teriakan khas “Cak” dan alunan gamelan Bali. Suasana hangat pun tercipta antara pembalap Honda HRC Castrol dan para pelaku seni lokal.

Peraih juara dunia GP 2020, Joan Mir, mengaku sangat menikmati pengalaman tersebut.

“Saya sangat menikmati momen disini di tengah menjalani MotoGP dan saya sangat menyukai budayanya, tariannya menarik, orang-orangnya yang baik," kata Joan Mir

Terpukau Proses Pembuatan Ogoh-ogoh

Pembalap MotoGP, Joan Mir dan Luca Marini saat mengunjungi Bali. (Sumber: Honda)

Baca Juga: Dua Pembalap Indonesia Bersiap Hadapi MotoGP 2026, Mario Aji dan Veda Ega Menuju Spanyol

Keseruan berlanjut pada hari kedua. Menjelang Hari Raya Nyepi, masyarakat Bali tengah sibuk membuat patung Ogoh-ogoh.

Momentum ini dimanfaatkan Joan Mir dan Luca Marini untuk melihat langsung proses pembuatannya di Banjar Kaja Sesetan. Mereka didampingi pembalap AHRT yakni, Herjun Atna Firdaus, M. Adenanta Putra, Fadillah Arbi Aditama, Rheza Danica Ahrens, dan M Badly Ayatullah.


Berita Terkait


News Update