DLH DKI Siagakan 1.790 Petugas Tangani Sampah Banjir Jakarta

Kamis 15 Jan 2026, 19:02 WIB
Petugas kebersihan DLH DKI Jakarta saat membersihkan sisa sampah banjir. (Sumber: DLH DKI Jakarta)

Petugas kebersihan DLH DKI Jakarta saat membersihkan sisa sampah banjir. (Sumber: DLH DKI Jakarta)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menyiagakan 1.790 petugas Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) untuk menangani sampah akibat banjir yang melanda sejumlah wilayah ibu kota.

Adapun kesiapsiagaan ini merupakan bagian dari antisipasi DLH dalam menghadapi potensi curah hujan tinggi pada periode Januari hingga Februari.

Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menyampaikan bahwa kesiapan sumber daya manusia serta sarana dan prasarana menjadi kunci utama dalam penanganan sampah saat banjir.

“Fokus kami memastikan sampah tidak menumpuk, saluran air tetap berfungsi optimal, dan lingkungan warga terdampak banjir dapat segera dibersihkan secara cepat dan terkoordinasi,” ujar Asep kepada awak media, Kamis, 15 Januari 2025.

Baca Juga: Dishub DKI Buka Suara soal Penutupan Exit Tol Rawa Buaya Jakbar

Selain petugas kebersihan, Asep mengatakan, DLH juga menyiagakan berbagai sarana dan prasarana, antara lain 101 unit truk pengangkut sampah, 116 unit alat berat, 15 perahu karet, serta 25 bus toilet dan 48 toilet portable.

Selain itu, disiapkan pula ribuan peralatan kerja, seperti 1.369 cangkrang atau garpu penggaruk sampah, 1.235 cangkul, 1.329 sapu, serta 7.836 karung atau plastik sampah.

“Seluruh personel dan armada kami sebar di 25 lokasi rawan banjir untuk mempercepat penanganan sampah sekaligus menjaga fungsi drainase kota tetap berjalan dengan baik,” ucap Asep .

Lebih lanjut, Asep menjelaskan, pihaknya menerapkan pola penanganan khusus selama musim penghujan.

Unit Pengelola Sampah Badan Air (UPSBA) disiagakan di sembilan titik rawan banjir dengan mengoptimalkan 29 unit saringan sampah otomatis. Personel lapangan turut dilengkapi dengan perlengkapan pendukung seperti kubus apung, bus toilet, tangki air, dan toilet portable.

“Melalui sistem siaga ini, kami berupaya mencegah sampah menyumbat saluran air serta menjaga kelancaran aliran sungai, sehingga dampak banjir dapat ditekan secara efektif. Harapannya, warga dapat segera kembali beraktivitas dengan lingkungan yang aman dan bersih,” kata Asep. (cr-4)


Berita Terkait


News Update