Spesifikasi Drone Kamikaze Shahed-136: Senjata Murah Iran yang Menggoyang Stabilitas Keamanan AS di Teluk

Rabu 04 Mar 2026, 14:36 WIB
Drone kamikaze Shahed-136 yang digunakan Iran dalam sejumlah konflik, dikenal berkat biaya murah dan jangkauan serangan yang mencapai ribuan kilometer.” (Sumber: Pinterest)

Drone kamikaze Shahed-136 yang digunakan Iran dalam sejumlah konflik, dikenal berkat biaya murah dan jangkauan serangan yang mencapai ribuan kilometer.” (Sumber: Pinterest)

POSKOTA.CO.ID - Serangan drone kembali menjadi isu global setelah Iran meluncurkan drone kamikaze Shahed-136 dalam operasi balasan terhadap aset milik Amerika Serikat dan Israel di kawasan Teluk pada akhir pekan lalu.

Bukti visual yang diverifikasi oleh The New York Times pada Sabtu, 28 Februari 2026, memperlihatkan sejumlah drone menghantam bangunan di Bahrain, Kuwait, serta Uni Emirat Arab.

Insiden ini menunjukkan meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Teluk, sekaligus menegaskan kembali reputasi Shahed-136 sebagai senjata murah dengan daya rusak signifikan sebuah kombinasi yang telah terbukti menantang sistem pertahanan modern dalam konflik di Ukraina.

Baca Juga: Spesifikasi Drone Kamikaze Shahed-136 Milik Iran Seperti Apa? Ini Detail Teknologi yang Jadi Balasan Terhadap AS

Mengapa Shahed-136 Kembali Jadi Sorotan Global?

Shahed-136 menonjol bukan karena kecanggihannya, melainkan karena rasio biaya-manfaat yang ekstrem. Satu unit drone ini diperkirakan hanya berharga US$20.000, jauh di bawah biaya intersepsi sistem pertahanan negara maju yang mencapai US$500 ribu hingga US$4 juta per serangan.

Seorang analis pertahanan dari Royal United Services Institute, Justin Bronk, menjelaskan bahwa “perang modern tidak hanya soal kecanggihan, tetapi tentang bagaimana aktor negara mengeksploitasi celah ekonomi dalam sistem pertahanan lawan.”

Ketimpangan biaya inilah yang membuat Shahed-136 menjadi alat strategis dalam skenario swarm attack, yakni ketika puluhan drone diluncurkan sekaligus untuk membanjiri radar dan sistem pencegat.

Bagaimana Shahed-136 Bekerja?

Shahed-136 atau loitering munition adalah drone kamikaze yang dirancang untuk mengudara menuju target dan meledakkan diri. Tidak seperti drone pengintai atau UCAV canggih, Shahed-136 tampil sederhana tanpa sensor rumit maupun kamera optik mencolok.

Desainnya menggunakan delta wings dengan tubuh segitiga aluminium dan baling-baling kayu dua bilah di bagian belakang. Motor bensin 2-tak bertugas menggerakkan drone ini selama misi jarak jauhnya. Meski terlihat sederhana, penggunaan material serat karbon membuat bobotnya ringan sekaligus mengurangi jejak radar.

Berat Drone kamikaze Shahed-136 mencapai 200kg (Sumber: Youtube/@sunflowe)

Spesifikasi Teknis Shahed-136

  • Jenis: Drone kamikaze / loitering munition jarak jauh
  • Produsen: HESA, Iran
  • Hulu ledak: ±36 kg
  • Jangkauan: hingga 2.500 km
  • Kecepatan: ±185 km/jam
  • Berat total: ±200 kg
  • Panjang: ±3,5 m
  • Bentang sayap: ±2,5 m

Jangkauan 2.500 km membuat drone ini mampu menyerang target lintas negara tanpa memindahkan peluncur mendekati garis depan. Inilah alasan Shahed-136 dipakai Iran dalam operasi jarak jauh di kawasan Teluk.

Spesifikasi Drone kamikaze Shahed-136 (sumber: Youtube/@sunflowe

Mengapa Drone Ini Sulit Dihancurkan?

Shahed-136 mampu terbang pada ketinggian sangat rendah, hanya 20–30 meter dari permukaan tanah. Pada ketinggian ini, radar konvensional sering gagal menangkap sinyal kecil yang dipantulkan drone ringan berbahan serat karbon.


Berita Terkait


News Update