Purbaya Andalkan 3 Sektor Utama untuk Genjot Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia

Sabtu 17 Jan 2026, 10:10 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Wakil Menteri Keuangan Thomas A. M. Djiwandono memberikan keterangan pers APBN KiTa di Jakarta, Senin, 22 September 2025. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Wakil Menteri Keuangan Thomas A. M. Djiwandono memberikan keterangan pers APBN KiTa di Jakarta, Senin, 22 September 2025. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Purbaya mengaku bahwa tidak mudah untuk bisa mengejar target pertumbuhan ekonomi sebesas 6 persen. Maka dari itu, pemerintah menyusun beberapa strategi agar kebijakan fiskal bisa mendorong pertumbuhan hingga mencapai target.

Baca Juga: Diskon Tarif Listrik untuk Korban Bencana Sumatera Segera Berlaku? Ini Respons Menkeu Purbaya

Menkeu Purbaya menambahkan untuk mendukung Visi Indonesia Emas 2045, APBN 2026 diarahkan bersifat ekspansif namun tetap terukur, dengan fokus pada delapan agenda prioritas.

Belanja negara ditujukan untuk memberikan dampak langsung kepada masyarakat, memperkuat fondasi jangka panjang, serta meningkatkan produktivitas nasional.


Berita Terkait


News Update