POSKOTA.CO.ID - Nama Kak Seto kembali menjadi sorotan publik di awal 2026. Figur yang selama puluhan tahun dikenal sebagai pemerhati dan pendamping anak ini mendadak ramai diperbincangkan di media sosial.
Pemicu utamanya adalah buku memoar Broken Strings karya aktris Aurelie Moeremans yang viral dan memicu diskusi luas di ruang digital.
Diskursus publik tidak hanya berhenti pada isi buku, tetapi melebar ke sejumlah nama yang disebut di dalamnya. Salah satu yang ikut terseret adalah Kak Seto.
Seiring ramainya pembahasan tersebut, warganet mulai menggali kembali jejak masa lalu, termasuk kehidupan pribadi sang tokoh. Pertanyaan “siapa istri Kak Seto dan berapa usianya?” pun menjadi topik yang ramai dicari.
Baca Juga: Ratusan Rumah Warga Masih Terendam Banjir, Bupati Tangerang Cari Solusi
Broken Strings dan Gelombang Diskusi Publik
Buku Broken Strings ditulis sebagai memoar personal Aurelie Moeremans. Di dalamnya, Aurelie mengisahkan pengalaman hidup yang sensitif dan emosional. Namun, di luar konteks literasi, buku ini memantik diskusi publik yang lebih luas, terutama di media sosial.
Sejumlah warganet mulai mengaitkan isi buku tersebut dengan peristiwa lama dan figur publik tertentu. Nama Kak Seto kemudian muncul dalam percakapan daring, disertai penilaian ulang terhadap peran dan sikapnya di masa lalu. Dalam konteks inilah, kehidupan pribadi Kak Seto ikut diseret ke ruang diskusi publik.
Fenomena ini menunjukkan bagaimana karya autobiografi dapat memicu efek domino, terutama ketika menyentuh isu sensitif seperti relasi kuasa, perlindungan anak, dan norma sosial lintas generasi.
Cuitan Viral dan Reaksi Warganet
Isu tersebut semakin membesar setelah sebuah unggahan dari akun Twitter/X @shasiindah pada 14 Januari 2026 viral. Akun tersebut membagikan tangkapan layar artikel lama yang mengulas kisah pertemuan Kak Seto dengan istrinya.
Dalam unggahan itu disebutkan bahwa Kak Seto menaruh rasa sejak pertemuan pertama. Kala itu, Kak Seto disebut berusia sekitar 35 tahun, sementara sang istri masih berusia 16 tahun. Cuitan tersebut ditonton lebih dari 394 ribu kali dan memicu ribuan komentar.
Banyak warganet merespons dengan nada kritis. Sebagian menilai narasi tersebut problematis jika dilihat dari perspektif perlindungan anak saat ini. Isu child grooming pun kembali menjadi perbincangan, seiring meningkatnya kesadaran publik terhadap relasi tidak setara berdasarkan usia dan posisi sosial.
Seorang pengguna menuliskan, “Kalimat ‘cukup dewasa untuk anak seusianya’ sering dipakai untuk membenarkan relasi yang timpang,” tulisnya di kolom komentar.
Siapa Istri Kak Seto dan Berapa Usianya?
Di tengah polemik tersebut, publik kembali mencari informasi faktual mengenai kehidupan pribadi Kak Seto. Diketahui, istri Kak Seto bernama Deviana Mulyadi, lahir pada tahun 1968.
Deviana menikah dengan Kak Seto pada Januari 1988, ketika usianya 18 tahun dan masih berstatus sebagai siswi sekolah menengah atas. Pada saat pernikahan berlangsung, Kak Seto diketahui berusia sekitar 36 tahun. Dengan demikian, terdapat selisih usia sekitar 18 tahun di antara keduanya.
Data ini menjadi rujukan utama dalam berbagai pemberitaan, meskipun di ruang publik muncul variasi informasi mengenai jarak usia tersebut.
Perbedaan Data Usia dan Polemik Informasi
Seiring viralnya isu ini, muncul beberapa versi informasi terkait selisih usia Kak Seto dan Deviana Mulyadi. Sebagian sumber menyebut perbedaan usia sekitar 11 tahun, sementara sumber lain menyebut hingga 18 tahun.
Perbedaan ini diduga muncul akibat variasi data mengenai usia Kak Seto saat awal perkenalan dan saat pernikahan berlangsung. Namun demikian, publik relatif sepakat bahwa selisih usia keduanya tergolong signifikan dan menjadi perhatian setelah isu Broken Strings mencuat.
Dalam konteks jurnalisme, perbedaan data semacam ini menegaskan pentingnya verifikasi dan kehati-hatian dalam mengonsumsi informasi, terutama di tengah arus viral media sosial.
Kehidupan Rumah Tangga Kak Seto dan Deviana Mulyadi
Terlepas dari kontroversi yang berkembang, rumah tangga Kak Seto dan Deviana Mulyadi diketahui telah berjalan lebih dari tiga dekade. Pasangan ini dikaruniai empat orang anak, yakni Eka Putri Duta Sari, Bimo Dwi Putra Utama, Shelomita Kartika Putri Maharani, serta Nindya Putri Catur Permatasari yang dikenal publik sebagai Dhea Seto.
Dalam berbagai kesempatan, Kak Seto kerap menggambarkan keluarganya sebagai keluarga yang komunikatif. Ia bahkan menyebut adanya tradisi “sidang umum MPR” atau Majelis Permusyawaratan Rumah sebagai forum diskusi bersama seluruh anggota keluarga.
Klarifikasi Kak Seto dan Sikap terhadap Polemik
Ramainya kritik membuat perhatian publik turut mengarah pada Deviana Mulyadi. Foto-foto lama dan profil pribadinya kembali beredar di media sosial. Namun, Kak Seto meminta agar istrinya tidak dilibatkan dalam polemik ini.
Dalam klarifikasi yang disampaikan pada 13 Januari 2026, Kak Seto menegaskan bahwa isu lama yang kembali mencuat merupakan tanggung jawab pribadinya. “Saya telah berupaya maksimal sesuai kapasitas saya pada masa itu,” ujarnya dalam pernyataan tertulis yang dikutip sejumlah media nasional.
Ia juga mengimbau publik agar tidak menjadikan polemik ini sebagai alat untuk menyerang keluarganya secara personal.
Pertanyaan tentang siapa istri Kak Seto dan berapa usianya menjadi viral seiring ramainya diskusi publik pasca terbitnya Broken Strings. Isu ini tidak hanya membuka kembali arsip lama, tetapi juga mencerminkan perubahan cara pandang masyarakat terhadap relasi, etika, dan perlindungan anak.
Di tengah derasnya arus opini, publik diingatkan untuk tetap mengedepankan data, konteks, dan empati dalam menyikapi setiap informasi.
