POSKOTA.CO.ID - Harga emas hari ini, emas batangan cetakan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari, Jumat 16 Januari 2026, dalam kondisi stagnan di level Rp2.669.000 per gram.
Meski tak bergerak naik, angka ini mempertahankan posisi tertinggi sepanjang sejarah perdagangan logam mulia dalam negeri, yang sempat mencetak rekor Rp2.675.000 per gram sehari sebelumnya.
Namun, di balik stagnasi ini, tekanan koreksi mulai tampak. Harga buyback emas atau jual kembali Antam turun Rp 6.000 menjadi Rp2.515.000 per gram, mengisyaratkan kehati-hatian dan aksi ambil untung (profit taking) oleh sebagian investor setelah kenaikan tajam pekan-pekan sebelumnya.
Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Hari Ini 16 Januari 2025 Naik Tipis, Paling Murah Rp434.000 per Gram
Daftar Harga Emas Antam Hari Ini
Berikut rincian harga emas Antam ukuran 0,5 gram hingga 1 kilogram untuk pengambilan di Butik Pulogadung per 16 Januari 2026:
- 0,5 gram: Rp1.384.500
- 1 gram: Rp2.669.000
- 2 gram: Rp5.288.000
- 3 gram: Rp7.914.000
- 5 gram: Rp13.160.000
- 10 gram: Rp26.240.000
- 25 gram: Rp65.435.000
- 50 gram: Rp130.705.000
- 100 gram: Rp261.260.000
- 250 gram: Rp652.840.000
- 500 gram: Rp1.305.400.000
- 1000 gram: Rp2.609.600.000
Catatan: Harga di atas belum termasuk PPh 22 sebesar 0,45 persen (NPWP) atau 0,9 persen (non-NPWP).
Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Hari Ini 14 Januari 2025 Meroket Tajam, Naik hingga Angka Rp2.420.000 per Gram
Analisis Pasar: Tarik Ulur Dolar AS dan Geopolitik
Posisi emas Antam yang bertahan di puncak merupakan hasil tarik-menarik antara dua kekuatan besar pasar global:
- Tekanan dari Penguatan Dolar AS: Data ekonomi Amerika Serikat, terutama klaim pengangguran yang lebih baik dari perkiraan, mendorong indeks dolar AS ke level tertinggi sejak awal Desember 2025. Dolar yang kuat membuat emas yang berharga dalam dolar menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, sehingga menahan laju kenaikan.
- Dukungan dari Sentimen 'Safe Haven': Di sisi lain, ketidakpastian geopolitik di Eropa Timur dan Timur Tengah, serta transisi kebijakan ekonomi di pemerintahan baru AS, mempertahankan daya tarik emas sebagai aset pelindung nilai. Bank Sentral Polandia yang baru-baru ini mengumumkan rencana penambahan cadangan emas menjadi 700 ton turut memperkuat sentimen positif jangka panjang.
Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Hari Ini 15 Januari 2025 Tambah Mahal, Naik Lagi Jadi Rp2.425.000 per Gram
Perak Cetak Rekor, Emas Global Melemah
Sementara emas domestik bertahan, pasar global menunjukkan pelemahan. Harga emas di pasar spot New York ditutup turun 0,26 persen ke level USD 4.623,70 per troy ounce. Sebaliknya, harga perak justru meroket 1,05 persen ke level USD 92,347, bahkan sempat menyentuh rekor tertinggi baru di USD 93,70.
Berikut adalah imbauan untuk para investor emas:
- Investor Jangka Panjang: Kondisi ini belum mengubah fundamental emas sebagai instrumen hedging yang solid terhadap inflasi dan gejolak. Stagnasi di level tinggi justru menunjukkan kekuatan tren.
- Trader Jangka Pendek: Waspadai potensi koreksi lebih dalam, terutama jika harga emas dunia gagal menembus resistensi psikologis USD 4.650. Aksi profit taking jelang akhir pekan mungkin masih berlanjut.
- Pencairan Dana: Selalu perhatikan harga buyback dan faktor perpajakan (mengacu pada PMK No. 34/PMK.10/2017) untuk menghitung nilai investasi yang optimal saat menjual.
