Matangkan Strategi Pengamanan Arus Mudik, Korlantas Polri Gelar TFG Operasi Ketupat 2026

Selasa 03 Mar 2026, 22:14 WIB
Pelaksanaan TFG persiapan Operasi Ketupat 2026, di Aula Madellu Korlantas Polri, Jakarta, Selasa, 3 Maret 2026. (Sumber: Dok. Polri)

Pelaksanaan TFG persiapan Operasi Ketupat 2026, di Aula Madellu Korlantas Polri, Jakarta, Selasa, 3 Maret 2026. (Sumber: Dok. Polri)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Agus Suryonugroho memimpin pelaksanaan Tactical Floor Game (TFG) persiapan Operasi Ketupat 2026 di Aula Madellu Korlantas Polri, Jakarta, Selasa, 3 Maret 2026.

Dalam simulasi tersebut, jajaran Direktorat Lalu Lintas dari sejumlah Polda membahas skenario teknis menghadapi potensi lonjakan kendaraan, baik di ruas tol maupun jalur arteri. Berbagai pola rekayasa lalu lintas disiapkan guna mengantisipasi kepadatan yang diprediksi meningkat saat puncak arus mudik dan arus balik.

“Ini penting sekali untuk memastikan skenario cara bertindak ketika terjadi bangkitan arus, baik di jalan tol maupun arteri, sehingga kita bisa mencari solusi untuk memperlancar arus,” kata Agus, Selasa, 3 Maret 2026.

Agus menegaskan, TFG menjadi tahapan krusial agar seluruh pemangku kepentingan memiliki persepsi dan langkah bertindak yang seragam ketika terjadi peningkatan volume kendaraan secara signifikan.

Baca Juga: Jelang Mudik Lebaran, Ford RMA Indonesia Siapkan Ramadhan Service Program dan Bengkel Siaga

Beragam skenario taktis diperagakan secara rinci dalam forum tersebut, mulai dari penerapan contraflow, sistem satu arah (one way), hingga pengalihan arus di akses keluar-masuk tol.

"Diharapkan dengan simulasi ini seluruh personel di lapangan dapat memahami alur pengambilan keputusan secara cepat dan tepat," ujarnya.

Menurut Agus, TFG potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) serta aspek keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) bisa diantisipasi sejak dini.Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, Korlantas turut menyiapkan tim urai kepadatan yang melibatkan Polwan dan Kowad.

“Baik yang ada di pelabuhan, jalan tol, tempat wisata, termasuk jalan arteri, semuanya kita gambarkan dalam tactical hari ini agar bisa kita kendalikan dari awal,” ucapnya.

Baca Juga: Hadapi Mudik dan Arus Balik Lebaran, Korlantas Siapkan Pembatasan Truk Mulai One Way hingga Ganjil Genap 

Selain kesiapan sumber daya manusia, Korlantas Polri juga mengandalkan dukungan teknologi berbasis informasi waktu nyata (real time). Sistem tersebut mencakup penghitungan volume kendaraan (traffic counting) serta pemantauan kondisi terkini di lapangan, termasuk penanganan insiden seperti kendaraan mogok maupun kecelakaan lalu lintas.


Berita Terkait


News Update