Rupiah Tertekan Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan Ekonomi Tetap Terkendali

Rabu 14 Jan 2026, 14:12 WIB
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. (Sumber: Instagram/@purbayayudhi.official)

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. (Sumber: Instagram/@purbayayudhi.official)

Masuknya kembali modal asing diyakini akan memberikan tambahan pasokan devisa, yang pada akhirnya menopang stabilitas dan penguatan rupiah di pasar valuta asing.

Dengan berbagai kebijakan dan upaya yang telah dijalankan pemerintah, Purbaya optimistis perekonomian Indonesia pada awal tahun ini dapat tumbuh lebih tinggi.

Dia bahkan menyebut peluang pertumbuhan ekonomi yang mendekati angka 6 persen.

“Triwul tahun-tahun ini mungkin kita bisa tumbuh ke arah 6 persen. Kita akan dorong ke arah sana. Jadi, kalau itu mereka udah yakin, jadi Anda nggak usah takut fondasi kita kuat. Rupiah akan masuk karena modal akan masuk ke sini,” sambung dia.

Pada perdagangan Rabu pagi ini, 14 Januari 2026 rupiah tercatat mulai menunjukkan tanda-tanda penguatan.

Mata uang Garuda menguat 13,65 basis poin (bps) atau 0,081 persen ke level Rp16.870 per dolar AS.

Baca Juga: Sosok Kelly, Jo, Mama Jo, Milo, Tom, dan Zane di Buku Broken Strings Aurelie Moeremans Siapa? Ini Dugaan Identitas yang Tuai Teka-Teki

Penguatan ini terjadi setelah rupiah sempat ditutup pada level terendah di posisi Rp16.872 per dolar AS pada perdagangan Selasa, 13 Januari 2026.

Meski penguatannya masih terbatas, pergerakan tersebut memberikan sinyal awal bahwa tekanan terhadap rupiah mulai mereda, sejalan dengan pernyataan optimistis dari pemerintah.

Di sisi global, penguatan dolar AS ke level tertinggi dipicu oleh rilis data inflasi Amerika Serikat (Consumer Price Index/CPI) yang secara umum sesuai dengan ekspektasi pasar.

Data tersebut memperkuat keyakinan investor bahwa Bank Sentral AS, The Federal Reserve (The Fed), akan mempertahankan suku bunga acuan Fed Fund Rate (FFR) pada akhir bulan ini.

Ekspektasi kebijakan moneter The Fed tersebut turut memengaruhi pergerakan mata uang global, termasuk rupiah.


Berita Terkait


News Update