KEMBANGAN, POSKOTA.CO.ID - Bercak darah masih terlihat di rumah kontrakan yang menjadi lokasi penusukan seorang tukang cilok hingga bersimbah darah, dalam peristiwa tragis yang dilakukan oleh temannya sendiri.
Berdasarkan pantauan di lokasi, rumah kontrakan yang berada di RT 04 RW 06 Kelurahan Kembangan Utara Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat itu tidak dipasang garis polisi.
Dari luar terlihat beberapa gerobak cilok berada di rumah kontrakan tersebut, kemudian di lantai tampak bercak darah masih terlihat.
Sri Mami, warga sekitar mengatakan, saat kejadian dirinya melihat korban sudah bersimbah darah.
Baca Juga: Tiga Warga Cilincing Tewas Tersengat Listrik Saat Banjir, Pasutri Jadi Korban
"Saya cuma liat ada darah, saya kira kan selimut, gataunya darah sampai ke kaki lsg dimasukkan ambulan," kata Sri kepada wartawan di lokasi, Selasa, 13 Januari 2026.
Menurut Sri, sebelum kejadian penusukan itu korban dan pelaku yang sesama pedagang cilok memang sempat ribut, namun ia tidak mengetaui penyebabnya.
"Penyebab ributnya kurang tau, tapi dari kemarin udah ribut," ucap dia.
Sri mengaku sangat syok setelah melihat darah yang bercucuran dari perut korban setelah ditusuk beberala kali pada bagian perutnya.
"Syok banget, soalnya darahnya banyak banget," katanya.
Baca Juga: Keberlanjutan Operasional Tambang di Bogor Barat Belum Dipastikan
Sementara itu, Kapolsek Kembangan Kompol Taufik Iksan, membenarkan adanya peristiwa penusukan tersebut. Ia memastikan korban saat ini dalam kondisi selamat.
“Korban sudah ditangani di RSUD Cengkareng dan nyawanya selamat,” kata Taufik saat dikonfirmasi, Selasa.
Menurut Taufik, korban dan pelaku merupakan rekan kerja yang sama-sama berprofesi sebagai tukang cilok di bawah satu bos.
Adapun terkait motif penusukan pelaku kepada korban, saat ini masih dalam proses pendalaman oleh pihak kepolisian.
Baca Juga: Warga Cilincing Jakut Tewas Tersengat Listrik Saat Rumah Terendam
“Untuk motif masih kami dalami. Pelaku sudah kami amankan,” ujarnya.
Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan sejumlah saksi guna mengungkap kronologi lengkap serta memastikan motif di balik aksi penusukan tersebut. (pan)
