CILINCING, POSKOTA.CO.ID - Banjir yang merendam wilayah Jakarta Utara, akibat hujan deras pada Senin, 12 Januari 2026 menelan korban jiwa. Sebanyak tiga warga dilaporkan meninggal dunia akibat tersengat listrik saat banjir, dua di antaranya merupakan pasangan suami istri (pasutri) yang ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam rumahnya.
Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri menjelaskan, pasangan suami istri bernama Hadi Warno, 54 tahun dan Naning Juniarty, 48 tahun itu tewas tersengat aliran listrik saat banjir menggenangi permukiman mereka.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan kabel listrik yang terkelupas dan terendam air di sekitar lokasi kejadian pada Senin, 12 Januari 2026.
“Dari hasil olah TKP, ditemukan adanya arus pendek dari peralatan elektronik, yakni kulkas. Ada kabel yang terkelupas dan terendam air,” kata Bobi kepada awak media pada Selasa, 13 Januari 2026.
Menurut Bobi, pada saat kejadian pasutri warga Kelurahan Semperbarat, Cilincing, itu sedang membersihkan alat elektronik dari sampah sisa banjir.
Kedua jasad korban pertama kali ditemukan oleh anaknya sepulang sekolah. Warga kemudian mengevakuasi seluruh korban dan membawa jenazah ke rumah sakit.
Selain pasangan pasutri satu korban bernama Mayasa Putri, 43 tahun juga ditemukan meninggal dunia di wilayah Kalibaru, Cilincing. Korban yang merupakan seorang ibu rumah tangga itu ditemukan tergeletak di kamar rumahnya oleh kakak iparnya.
Adik korban yang berusaha menolong sempat ikut tersengat aliran listrik, beruntung selamat setelah anggota keluarga lainnya memutus aliran listrik di rumah tersebut.
"Pihak keluarga korban tidak ingin memperpanjang persoalan ini. Keluarga menerima bahwa korban meninggal dunia akibat kecelakaan. Tidak ada keberatan dari pihak keluarga,” kata Bobi.
