BOGOR, POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor belum bisa memastikan keberlanjutan operasional tambang.
Operasional tambang di wilayah Bogor Barat, tepatnya Kecamatan Cigudeg, Rumpin, dan Parungpanjang diberhentikan beberapa Waktu lalu.
Perihal keberlanjutan operasional tambang, Bupati Bogor, Rudy Susmanto memanggil para pengusaha. Pemabahasan yang diangkat tentang mekanisme operasional.
“Sudah kami jadwalkan dari beberapa hari sebelumnya untuk bertemu dengan beberapa pengusaha tambang yang memiliki izin, sehingga dasar pertemuan tersebut, kita melengkapi seluruh informasi yang ada untuk kita laporkan kepada Pemprov Jabar,” kata Rudy di Cibinong, Selasa, 13 Januari 2026.
Ia memastikan, hasil pembahasan dengan pembisnis ambang akan disampaikan kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi secara langsung.
“Pak Gubernur menyampaikan sekembalinya dari Sumatera segera meminta untuk duduk bersama-sama membahas permasalahan ini dan meminta beberapa perwakilan dari masyarakat untuk bertemu dengan beliau,” ucapnya.
Operasional tambang di wilayah Bogor Barat ditutup Pemprov Jabar sejak 26 September 2025 sesuai Surat Gubernur Jabar Nomor 7920/ES.09/PEREK.
Alasan Pemprov Jabar menutup tambang itu untuk sementara waktu untuk memberi ruang perbaikan infrastruktur yang saat ini tengah dikerjakan.
Selain itu, pembebasan polusi juga jadi modal utama dalam kebijakan penutupan tambang. (cr-6)
