JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Senin, 12 Januari 2026 berdampak signifikan terhadap hampur seluruh wilayah di Ibu Kota.
Curah hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan banjir dan genangan di sejumlah kawasan, mulai dari Jakarta Utara, Jakarta Timur, hingga Jakarta Selatan.
Seorang warga Kebon Pala, Jakarta Timur, Udin (35) mengatakan bahwa koordinasi warga berjalan baik setiap kali musim hujan datang.
Baca Juga: 23 Rumah di Pasar Kemis Tangerang Terendam Banjir Setinggi Lutut Orang Dewasa
“Persiapannya ya itu, pakaian ditaruh di lantai dua, barang berat kayak kulkas ditaruh di atas meja. Kalau udah siaga 1, RT-RW langsung umumkan di toa mushola,” ucap Udin kepada Poskota pada Selasa, 13 Januari 2025.
Udin menyampaikan, sistem siaga banjir di lingkungan mereka sudah cukup tertata. Setiap kali status naik ke Siaga 1, warga sudah tahu apa yang harus dilakukan.
“Kalau air udah sampai satu lantai rumah atau udah di atas kepala orang dewasa, kita ngungsi ke SMP Negeri 26 atau ke kelurahan,” ujarnya.
Sementara itu, Munir (43) yang sudah hidup sejak lahir di kawasan tersebut mengaku tidak khawatir jika terjadi banjir kiriman.
Baca Juga: Diduga Korban Pembunuhan, Jasad Mr X Ditemukan di TPU Bekasi
“Banjir mah udah biasa disini,” ujar Munir.
Munir mengatakan, saat ini persiapan yang selalu dilakukannya ketika hujan deras berpotensi banjir adalah mengangkat barang-barang ke lantau dua rumah.
“Paling sekarang cuman angkat barang-barang ke atas (lantai 2),” kata Munir.
Selain itu, Munir mengaku selalu mendapat pemberitahuan banjir dari keluragan melalui bel dan pengeras suara, sehingga bisa melakukan langkah antisipasi.
Baca Juga: PHK 2025 di Depok Tembus 785 Pekerja, Lebih Banyak dari 2023-2024
"Biasanya ada bel kalo enggak pengeras suara dari toa masjid imbauan akan banjir gitu," ungkap Munir. (cr-4)
