Polisi Periksa Korban Dugaan Penipuan Trading Kripto Timothy Ronald

Selasa 13 Jan 2026, 18:45 WIB
Younger, pelapor sekaligus korban, menjalani pemeriksaan perdana oleh penyidik terkait laporan yang menjerat pendiri Akademi Crypto, Timothy Ronald, di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa, 13 Januari 2026. (Sumber: Poskota/Ali Mansur)

Younger, pelapor sekaligus korban, menjalani pemeriksaan perdana oleh penyidik terkait laporan yang menjerat pendiri Akademi Crypto, Timothy Ronald, di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa, 13 Januari 2026. (Sumber: Poskota/Ali Mansur)

KEBAYORAN BARU, POSKOTA.CO.ID - Seorang pria bernama Younger memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya terkait laporan dugaan penipuan trading kripto yang menyeret nama influencer Timothy Ronald.

Younger datang ke Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan didampingi kuasa hukumnya untuk dimintai keterangan.

"Masih dalam tahap awal pemeriksaan sebagai pelapor. Ia menyebut proses yang dijalaninya baru sebatas pembuatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP)," ujar Younger kepada awak media di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Selasa, 13 Januari 2026.

Meski sudah diperiksa, Younger masih enggan membeberkan secara rinci perihal detail peristiwa dan kerugian yang dialami serta menjelaskan lebih jauh terkait dugaan ancaman yang disebut-sebut diterimanya setelah proses pemeriksaan selesai.

Baca Juga: Sosok Anak dan Istri Roby Tremonti Siapa? Ini Fakta Keluarga yang Disorot Usai Memoar Aurelie Moeremans Bikin Geger

Dalam laporan yang dilayangkan ke kepolisian, Younger mengaku mengalami kerugian materiil sekitar Rp3 miliar.

“Belum bisa cerita. Setelah BAP mungkin saya bisa cerita,” ucapnya.

Selain itu, Younger mengakui dirinya merupakan anggota atau member Akademi Crypto yang ditawarkan terlapor.

Ia menolak menjelaskan besaran biaya yang dikeluarkannya maupun bentuk iming-iming yang dijanjikan, dengan alasan belum menjalani pemeriksaan secara lengkap.

Baca Juga: Benarkah Indra Kenz Pemilik Akun Skyholic88? Tuding Kelas Kripto Timothy Ronald Bermasalah

Kuasa hukum Younger, Jajang menjelaskan bahwa pemeriksaan hari ini merupakan agenda pertama kliennya sebagai pelapor. Ia menegaskan pihaknya sengaja menahan diri untuk tidak mengungkap detail perkara demi menghormati proses penyelidikan yang tengah berjalan.


Berita Terkait


News Update