Polisi Tangkap Komplotan Curanmor Bersenjata Api yang Tembak Kaki Warga Palmerah Jakarta Barat

Senin 12 Jan 2026, 20:20 WIB
Komplotan curanmor bersenjata api ditangkap, sempat beraksi dan tembak warga di Palmerah Jakarta Barat. (Sumber: Dok. Humas Polda Metro Jaya)

Komplotan curanmor bersenjata api ditangkap, sempat beraksi dan tembak warga di Palmerah Jakarta Barat. (Sumber: Dok. Humas Polda Metro Jaya)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Polda Metro Jaya mengungkap jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beraksi dengan menggunakan senjata api dan melukai seorang warga di wilayah Palmerah, Jakarta Barat.

Tiga pelaku berinisial VV (33), RC (43), dan AA (31), ditangkap di lokasi berbeda, yakni Yogyakarta, Bandung, dan Jakarta Barat.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan pengungkapan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam menjaga rasa aman masyarakat sesuai dengan program Jaga Jakarta.

“Pengungkapan ini bukan hanya tentang penindakan, tetapi merupakan wujud kehadiran negara dalam melindungi warga. Polda Metro Jaya memastikan ruang publik tetap aman dan masyarakat mendapatkan kepastian hukum,” ujarnya dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Senin, 12 Januari 2026.

Baca Juga: Video Viral Tawuran Bawa Senpi Merupakan Video Lama, Warga Tetap Was-was

Ia juga mengapresiasi keberanian warga yang berupaya menggagalkan aksi para pelaku, meski harus terluka setelah ditembak pada bagian kaki.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang berani bertindak dan tidak tinggal diam terhadap kejahatan di lingkungannya,” tambahnya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imannudin menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 7 Januari 2026, saat korban memergoki dua orang pelaku yang sedang mencuri sepeda motor di rumahnya.

Ketika diteriaki, para pelaku melarikan diri dan salah satu pelaku kembali sambil mengeluarkan senjata api.

“Pelaku menembakkan senjata api sebanyak empat kali dan salah satunya mengenai warga. Korban saat ini dalam kondisi membaik,” jelasnya.

Baca Juga: Jakut jadi Wilayah Paling Terdampak Cuaca Ekstrem Berpotensi Banjir, Begini Langkah Mitigasi Dinas SDA


Berita Terkait


News Update