Kenapa Tidur Setelah Sahur Tidak Dianjurkan? Ustadz Fauzi Ichsan Ungkap Alasannya

Selasa 24 Feb 2026, 02:50 WIB
Alasan tidur setelah sahur tidak dianjurkan. (Sumber: Freepik)

Alasan tidur setelah sahur tidak dianjurkan. (Sumber: Freepik)

POSKOTA.CO.ID - Kebiasaan tidur setelah sahur masih kerap dilakukan sebagian umat Islam selama bulan Ramadhan.

Alasannya beragam, mulai dari kurang tidur di malam hari hingga keinginan memanfaatkan waktu pagi untuk beristirahat sebelum beraktivitas.

Namun, praktik ini ternyata tidak dianjurkan dalam ajaran Islam dan juga dinilai kurang baik dari sisi kesehatan.

Hal tersebut disampaikan oleh Ustadz Fauzi Ichsan, yang menekankan pentingnya meneladani sunnah Rasulullah SAW dalam menjalani sahur dan aktivitas setelahnya.

Menurut dia, tidur setelah sahur bukan hanya menghilangkan nilai sunnah, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi tubuh.

Adapun beberapa alasan lainnya yang diungkapkan Ustadz Fauzi Ichsan seperti dikutip dari kanal YouTube Fauzi Ichsan Official, pada Selasa, 23 Februari 2026.

Baca Juga: Berapa Nominal Uang Beasiswa LPDP yang Harus Dikembalikan Suami Dwi Sasetyaningtyas? Segini Besarannya

Kenapa Tidur Setelah Sahur Tidak Dianjurkan?

Berikut adalah beberapa poin mengapa tidur setelah sahur tidak dianjurkan menurut penjelasan Ustadz Fauzi Ichsan.

1. Tidak Dicontohkan Rasulullah SAW


Dalam berbagai riwayat, Rasulullah SAW tidak pernah tidur setelah sahur. Setelah makan sahur, beliau mengisi waktu dengan zikir, ibadah, dan persiapan salat Subuh.

Meneladani sunnah ini menjadi salah satu alasan utama menghindari tidur setelah sahur.

“Rasulullah SAW mengakhirkan sahur, lalu beliau berzikir, melaksanakan salat sunnah, hingga tiba waktu Subuh. Tidak ada riwayat yang menyebutkan beliau langsung tidur setelah makan,” ungkap Ustadz Fauzi dalam salah satu kajiannya.

2. Menghilangkan Keutamaan Waktu Menjelang Subuh



Berita Terkait


News Update