JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - DPRD Jakarta mendorong operasi pasar digelar di tengah harga bahan pokok di pasaran sedang mahal.
Anggota Komisi D DPRD Jakarta, M. Taufik Zoelkifli menyebutkan, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan harga-harga bahan pokok di pasar Kembali normal.
"Saya sudah memerintahkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian atau KPKP untuk menjaga betul pelonjakan harga-harga (kebutuhan pokok) di masyarakat," kata Taufik dikonfirmasi, Selasa, 6 Januari 2026.
Taufik mengatakan, permintaan bahan pokok diprediksi cukup banyak saat mendekati bulan Ramadhan yang jatuh pada Februari 2026.
Baca Juga: Link Video Botol Golda 19 Detik Viral di TikTok, Apa Isinya? Ternyata Ini Faktanya
"Sebenarnya sudah bikin plan ya, sudah bikin rencana, aksinya, bagaimana menstabilkan harga di Jakarta, harga sembako dan harga yang lain," ucapnya.
"Tentu saja harus bekerjasama dengan BUMD-BUMD Pangan. Kan, ada Dharma Jaya yang ngurusin daging, termasuk tadi ayam," katanya.
Oleh karena itu, ia mendorong Pemprov Jakarta mengambil langkah strategis supaya harga kebutuhan pokok tidak melambung tinggi, satu di antarnaya dengan operasi pasar.
"Bahkan kalau pasar murah itu nanti di Ramadhan akan ada cukup gencar, dan kemudian juga dibantu oleh Dinas UMKM," tuturnya.
Baca Juga: Arkayla Zahra Puspita Siapa dan Asal Mana? Ini Profil Pelajar yang Viral di TikTok
Harga Cabai Rawit Hijau Mahal
Saat ini, cabai rawit hijau terpantau dibanderol Rp90 ribu per kg di Pasar Tomang Barat, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Harganya lebih mahal daripada biasanya, seharga Rp60 ribu per kg.
